Mahasiswa UMB Bekali Siswa SMK Budi Mulia Strategi Personal Branding

Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana memberikan pelatihan reputasi digital kepada siswa SMK Budi Mulia Tangerang pada April 2026.

Siswa SMK Budi Mulia Tangerang, Banten, mendapatkan pembekalan strategi pengelolaan identitas digital dari mahasiswa Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) pada Rabu, 22 April 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan daya saing siswa di dunia kerja melalui penguatan personal branding di media sosial.

Program bertajuk Digital Reputation for Future Workers ini melibatkan 33 peserta dari jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) serta Produksi Siaran dan Program Televisi (PSPT). Dilansir dari Medcom, para peserta diajak memahami bahwa jejak digital kini menjadi faktor krusial dalam proses rekrutmen perusahaan.

Materi pelatihan disampaikan oleh delapan mahasiswa S2 UMB melalui metode interaktif yang mencakup diskusi kelompok, bedah studi kasus, hingga simulasi jejak digital. Mahasiswa berbagi pengalaman profesional mengenai dampak perilaku di media sosial terhadap peluang karier jangka panjang bagi lulusan SMK.

Ketua Program Studi Magister Ilmu Komunikasi UMB, Heri Budianto, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat sekaligus ruang implementasi keilmuan komunikasi secara langsung. Pengalaman kerja yang dimiliki mahasiswa magister diharapkan dapat memberikan perspektif praktis bagi generasi muda.

"Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya mengembangkan perspektif akademik, tetapi juga menyalurkan pengalaman dan kompetensinya untuk memberi manfaat langsung bagi generasi muda," ujar Heri Budianto dalam keterangan tertulisnya.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMK Budi Mulia, Reza Dzikry Fauzan, mengapresiasi kolaborasi ini karena materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan calon tenaga kerja masa depan. Ia menekankan pentingnya siswa belajar langsung dari para praktisi dan akademisi tingkat lanjut untuk memperluas wawasan profesional.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mendukung literasi digital di tingkat sekolah menengah. Pelatihan tersebut diakhiri dengan praktik langsung penyusunan konten yang mencerminkan profesionalitas dan etika di berbagai platform digital.

Recommended