Matahari Terbenam Hari Ini 10 Maret 2026 Tanda Buka Puasa di Hari ke-20 Ramadan, Cek Jadwal Kotamu!

Hari ini, Selasa 10 Maret 2026, umat Muslim di seluruh Indonesia memasuki hari ke-20 Ramadan 1447 H. Momen matahari terbenam hari ini menjadi penanda paling…

Hari ini, Selasa 10 Maret 2026, umat Muslim di seluruh Indonesia memasuki hari ke-20 Ramadan 1447 H. Momen matahari terbenam hari ini menjadi penanda paling ditunggu bukan sekadar fenomena langit, tapi tanda sah waktu berbuka puasa setelah seharian menahan lapar dan dahaga.

Waktu terbenamnya matahari berbeda di setiap kota, tergantung posisi geografis dan zona waktu masing-masing wilayah. Semakin ke barat, matahari terbenam semakin sore. Semakin ke timur, justru lebih awal dalam jam lokalnya.

Jadwal Matahari Terbenam Hari Ini 10 Maret 2026 di Kota Besar

Berikut waktu Maghrib (matahari terbenam) hari ini berdasarkan data resmi Bimas Islam Kementerian Agama RI:

Untuk wilayah Indonesia Barat (WIB), waktu Maghrib hari ini berkisar sekitar pukul 18:13–18:17 WIB.

Secara lebih spesifik berdasarkan data yang tersedia:

  • Jakarta — sekitar 18:13–18:15 WIB
  • Bandung — sekitar 18:14–18:16 WIB
  • Semarang — pukul 17:57 WIB 
  • Surabaya — pukul 17:48 WIB 
  • Bandar Lampung — pukul 18:17 WIB 
  • Makassar — sekitar 18:00–18:05 WITA
  • Denpasar — sekitar 18:10–18:15 WITA

⚠️ Catatan penting: Waktu di atas adalah acuan umum. Selalu jadikan kumandang azan dari masjid terdekat sebagai rujukan utama dalam memulai ibadah berbuka puasa.

Kenapa Waktu Terbenam Matahari Setiap Kota Berbeda?

Ini bukan soal keanehan, tapi murni soal astronomi. Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas dari Sabang sampai Merauke, sehingga waktu matahari terbenam berbeda-beda sesuai lokasi geografis dan zona waktu. 

Kota-kota di ujung barat seperti Banda Aceh dan Medan akan melihat matahari terbenam lebih lambat dalam hitungan WIB, sementara Makassar dan Manado yang masuk zona WITA mengalaminya lebih awal secara waktu lokal.

Inilah mengapa jadwal buka puasa tidak bisa disamaratakan. Satu menit pun bisa berarti.

Hari ke-20 Ramadan Masuk Fase Paling Istimewa

Matahari terbenam hari ini bukan cuma penanda buka puasa biasa. Ini adalah pintu masuk ke sepuluh malam terakhir Ramadan fase yang paling dinantikan umat Muslim di seluruh dunia.

Hari ke-20 Ramadan merupakan titik krusial dalam persiapan fisik menghadapi "final sprint" di sepuluh malam terakhir. Di sinilah ibadah sunnah seperti tarawih, tadarus, dan itikaf mulai digenjot lebih intensif.

Banyak umat yang sudah mempersiapkan diri untuk itikaf di masjid mulai malam ini. Suasana masjid-masjid besar di Jakarta, Surabaya, Makassar, hingga Medan dipastikan makin ramai menjelang azan Maghrib berkumandang.

Tips Berbuka yang Tepat Saat Matahari Terbenam

Segera minum air putih dan konsumsi makanan manis alami seperti kurma saat azan Maghrib berkumandang. Jangan langsung mengonsumsi makanan berat dalam porsi besar agar sistem pencernaan tidak kaget.

Laksanakan salat Maghrib terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke hidangan utama atau makan berat. 

Pola ini bukan sekadar anjuran agama secara medis pun tubuh membutuhkan waktu transisi setelah berpuasa belasan jam.

Lebaran Sudah di Depan Mata

Setelah matahari terbenam hari ini, hanya tersisa sekitar 9–10 hari lagi menuju Idul Fitri. Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Sementara pemerintah melalui Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat pada 19 Maret 2026 untuk memastikan tanggal resminya.

Artinya, setiap terbenamnya matahari hari ini semakin dekat dengan momen kemenangan. Jangan sampai semangat ibadah justru ikut "terbenam" di penghujung Ramadan ini.

Sumber data jadwal: Bimas Islam Kementerian Agama RI. Selalu cek waktu lokal dari masjid atau aplikasi resmi di daerah masing-masing.

Recommended