Meta Kembangkan Divisi Superintelligence untuk Hardware AI Baru

Meta dilaporkan sedang membentuk tim khusus di divisi superintelligence untuk mengembangkan hardware AI. Rui Xu direkrut pimpin tim, dilansir dari Detik iNET.

Meta Superintelligence Labs (MSL) dikabarkan tengah fokus pada pembentukan tim khusus untuk pengembangan perangkat keras berbasis kecerdasan buatan. Inisiatif ini dipimpin oleh seorang insinyur berpengalaman, seiring ambisi perusahaan untuk memperdalam keterlibatannya di pasar hardware AI.

Meskipun Meta telah dikenal dengan produk kacamata pintar dan headset realitas virtual melalui divisi Reality Labs, upaya terbaru ini merupakan bagian dari MSL yang diperkenalkan pada tahun lalu.

Langkah tersebut mengindikasikan bahwa Meta sedang mengeksplorasi pembuatan jenis perangkat keras AI lainnya, di luar lini produk yang sudah ada. Sejumlah insinyur dari Reality Labs dilaporkan telah dipindahkan ke MSL untuk memulai perancangan prototipe perangkat lunak di atas hardware.

Kedua divisi tersebut menjalin kerja sama erat untuk mewujudkan proyek ini. Guna memperlancar rencana tersebut, Meta merekrut Rui Xu untuk memimpin tim hardware di MSL, seperti dikutip dari Detik iNET, Rabu (8/4/2026).

Sebelumnya, Xu memimpin tim perangkat keras di Dreamer, sebuah startup agen AI yang tim pendirinya baru diakuisisi oleh Meta bulan lalu. Pengalamannya juga mencakup posisi sebagai direktur operasional di K-Scale, sebuah perusahaan rintisan robotika.

Xu juga memiliki rekam jejak dalam pengembangan perangkat pintar di ByteDance, perusahaan induk TikTok. Di sana, ia memimpin laboratorium yang berhasil memproduksi jutaan unit perangkat untuk pasar China.

Rekam jejak kepemimpinannya juga meliputi perusahaan manufaktur ponsel pintar Xiaomi, produsen laptop Lenovo, serta raksasa internet Tencent. Ini menunjukkan pengalaman luasnya dalam ekosistem teknologi.

Alexandr Wang, Bos MSL, menyatakan bahwa perusahaannya berupaya memperluas jangkauan produk melampaui perangkat genggam biasa. Saat ini, perusahaan teknologi besar seperti OpenAI memang sedang berkompetisi membangun perangkat pribadi AI yang lebih dari sekadar ponsel.

Wang membayangkan sebuah masa depan di mana setiap individu memiliki agen cerdas personal yang terintegrasi dengan berbagai jenis perangkat. Agen ini dirancang untuk selalu aktif, memantau dan memahami pengalaman harian penggunanya.

Recommended