Masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, semakin meminati minyak goreng merek JAR produksi PT Jhonlin Agro Raya Tbk karena dinilai memiliki kualitas jernih dan harga ekonomis pada Rabu (29/4/2026).
Produk kebutuhan pokok ini menjadi pilihan utama bagi sektor rumah tangga maupun pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut. Dilansir dari Medcom, konsumen memilih produk ini karena ketahanannya yang tidak mudah menghitam meski telah digunakan berulang kali.
Seorang warga Tanah Bumbu, Qamariah, menyatakan bahwa efisiensi penggunaan menjadi alasan utama dirinya beralih ke merek tersebut sejak awal peluncurannya. Ia menilai penggunaan minyak ini jauh lebih hemat untuk keperluan dapur sehari-hari.
"Minyak JAR termasuk minyak yang tidak mudah hitam walaupun sudah sering digunakan lebih dari satu kali, dan lebih irit. Sejak produk JAR keluar, saya sudah mulai memakainya," ujar Qamariah, warga Tanah Bumbu.
Senada dengan hal itu, warga lainnya bernama Rose menambahkan bahwa minyak tersebut tidak mudah menempel pada makanan yang digoreng. Keunggulan teknis ini membuat operasional memasak menjadi lebih efisien, terutama bagi para pelaku usaha kecil yang bergantung pada stabilitas harga dan kualitas bahan baku.
Manajemen PT Jhonlin Agro Raya Tbk memberikan penegasan terkait komitmen perusahaan dalam menjaga ketersediaan stok serta kualitas produk di pasar. Perusahaan berupaya memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses minyak goreng dengan harga yang tetap kompetitif.
"Kami berfokus menghadirkan produk yang tidak hanya berkualitas tinggi, tapi juga terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Kualitas dan kepuasan konsumen menjadi prioritas utama kami," ujar Temmy Iskandar, Direktur Keuangan PT Jhonlin Agro Raya Tbk.
Saat ini, perusahaan terus memperluas jalur distribusi produk guna mengukuhkan posisi merek tersebut sebagai mitra terpercaya bagi warga dan pelaku UMKM di Kalimantan Selatan. Langkah ekspansi ini diharapkan dapat menjaga stabilitas pasokan minyak goreng di tingkat lokal.