Programmer komputer Mike Carson resmi menghidupkan kembali platform media sosial legendaris Friendster melalui aplikasi iOS pada Selasa, 28 April 2026. Langkah ini diambil setelah Carson berhasil menyelesaikan proses akuisisi merek dagang dan domain senilai puluhan ribu dolar AS.
Dilansir dari Detik iNET, Carson mengeluarkan dana sebesar 30.000 dolar AS atau setara Rp517 juta untuk mendapatkan domain Friendster.com. Transaksi tersebut melibatkan pembayaran menggunakan Bitcoin senilai 20.000 dolar AS serta penukaran domain lain dengan pendapatan iklan tahunan sekitar 9.000 dolar AS.
Kepemilikan merek dagang Friendster sendiri baru resmi jatuh ke tangan Carson pada 13 Mei 2025. Proses ini dilalui setelah Carson berkonsultasi dengan tim hukum guna memastikan hak merek yang sebelumnya akan segera berakhir dapat ia ambil alih secara sah.
Layanan Friendster versi baru ini mengusung konsep unik yang mengharuskan pengguna bertemu secara langsung di dunia nyata untuk berteman. Carson menerapkan sistem di mana dua pengguna harus saling mengetuk ponsel pintar mereka secara bersamaan agar bisa terhubung dalam aplikasi.
"Saya merasa jejaring sosial telah mempromosikan aspek negatif di zaman modern, tetapi saya ingat Friendster sebagai pengalaman yang sangat positif dan menyenangkan," ujar Mike Carson, pemilik baru Friendster.
Pengembangan aplikasi ini sempat menghadapi kendala saat ditolak oleh pihak App Store karena dianggap melanggar persyaratan fungsionalitas minimum. Namun, Carson memodifikasi sistem pendaftaran sehingga aplikasi tersebut akhirnya berhasil dirilis dan sudah dapat diunduh oleh publik.
Friendster baru ini juga memperkenalkan fitur pelemahan koneksi jika dua pengguna tidak saling bertemu secara fisik minimal sekali dalam setahun. Selain itu, pengguna tetap dapat melihat daftar teman dari teman mereka untuk memfasilitasi peluang pertemuan di kehidupan nyata.
Carson menegaskan bahwa saat ini fokus utamanya bukan pada monetisasi, melainkan untuk menutupi biaya operasional layanan. Meski demikian, ia membuka kemungkinan adanya peluncuran paket berbayar untuk fitur-fitur premium di masa depan.