Modena Percepat Transisi Kendaraan Listrik Tekan Emisi Logistik

Modena melalui Mologiz mengalihkan 20 persen armada ke kendaraan listrik guna menekan emisi karbon hingga 50 persen pada operasional logistik.

Modena Group mempercepat transformasi operasional dengan mengalihkan armada logistik ke kendaraan listrik (EV) untuk memperingati Hari Bumi pada Rabu, 22 April 2026 di Jakarta. Langkah strategis ini dilakukan melalui anak perusahaan bidang logistik, Mologiz, guna menekan dampak lingkungan secara signifikan.

Dilansir dari Medcom, transisi menuju penggunaan kendaraan listrik tersebut telah dimulai sejak Desember 2025 dengan capaian saat ini melampaui 20 persen dari total armada. Implementasi awal ini diklaim mampu mereduksi emisi logistik hingga 50 persen atau setara dengan 2,3 ton CO2e.

Sektor logistik dan transportasi diidentifikasi sebagai penyumbang emisi karbon yang besar dalam rantai pasok perusahaan. Oleh karena itu, Modena mengalihkan penggunaan armada dari mesin berbasis diesel ke model yang lebih rendah emisi demi membangun ekosistem bisnis berkelanjutan.

Selain transformasi armada, perusahaan juga memperluas program akses air bersih melalui Modena Pure Hub. Inisiatif hijau lainnya mencakup kolaborasi dengan platform manajemen limbah Duitin untuk mendorong pola konsumsi bertanggung jawab bagi pelanggan.

"Sejak awal perjalanan kami di industri, Modena terus berinovasi untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya membuat hidup lebih mudah, tetapi juga mendorong gaya hidup yang lebih berkelanjutan," kata Nicole Jizhar, Executive Vice President and Chief Sustainability Advisor Modena.

Nicole Jizhar menambahkan bahwa upaya keberlanjutan tahun ini diperkuat melalui transformasi internal perusahaan. Hal ini termasuk percepatan adopsi EV dalam operasional logistik serta membangun perubahan bersama ekosistem yang lebih luas.

Transformasi ini menandai pergeseran peran Modena yang selama puluhan tahun dikenal sebagai produsen peralatan rumah tangga. Perusahaan kini mulai fokus menjawab tantangan global melalui elektrifikasi armada dan integrasi strategi keberlanjutan ke dalam inti bisnis.

Pihak manajemen menyatakan bahwa perluasan penggunaan kendaraan listrik akan dilakukan secara bertahap pada masa mendatang. Fokus utama perusahaan tetap pada peningkatan efisiensi distribusi sekaligus meminimalkan jejak karbon operasional secara konsisten.

Recommended