Para astronaut misi Artemis II berhasil menorehkan sejarah baru sebagai manusia yang mencapai titik terjauh dalam perjalanan mengelilingi Bulan. Di tengah pencapaian signifikan ini, sebuah momen emosional terekam dan menarik perhatian warganet, seperti dilansir dari Detik iNET.
Setelah menerima konfirmasi dari pusat kendali misi bahwa mereka telah melampaui rekor jarak yang sebelumnya dipegang oleh misi Apollo 13, spesialis misi Jeremy Hansen mengajukan dua nama untuk kawah di Bulan yang belum memiliki identitas resmi.
Tim astronaut memilih nama 'Integrity' untuk salah satu kawah, merujuk pada nama kapsul Orion yang mereka gunakan. Kawah kedua diusulkan diberi nama 'Carroll', sebagai penghormatan kepada mendiang istri komandan misi Reid Wiseman, yang meninggal dunia pada tahun 2020 akibat kanker.
Hansen menyampaikan bahwa penamaan ini adalah bagian dari perjalanan yang mereka mulai bersama keluarga dekat para astronaut. "Beberapa tahun yang lalu, kami memulai perjalanan ini dengan keluarga astronaut kami yang sangat dekat dan kami kehilangan orang yang kami cintai," kata Hansen kepada pusat kendali misi.
Ia menambahkan, nama 'Carroll' merujuk pada istri Reid Wiseman, yang juga ibu dari Katie dan Ellie. Kawah Carroll berlokasi di sebelah barat laut kawah Glushko di Bulan, pada garis lintang yang sama dengan kawah Ohm, dan disebut Hansen sebagai titik terang di sisi dekat Bulan yang terlihat dari Bumi.
Selama Hansen berbicara, komandan misi Reid Wiseman terlihat menenangkan rekannya dengan memegang pundaknya. Astronaut Christina Koch juga tampak menyeka air mata, dan keempat anggota misi Artemis II saling berpelukan. Momen yang disaksikan langsung oleh banyak warganet ini sontak menimbulkan rasa haru.
Berbagai respons emosional muncul dari warganet. Seorang pengguna X dengan nama akun @Rogue293 menulis, "Saya tidak menangis, kamu yang menangis 😢😊🌖 Saya menonton ini secara langsung dan ini sangat menyentuh." Komentar lain dari @embarassed45 berbunyi, "Tetesan air mata terasa berbeda di luar angkasa."
Pengguna X @mtnmamapatriot juga menyampaikan, "Sebuah momen yang luar biasa. Saya perlu mengambil tisu sekarang." Sementara itu, @kansandoge berujar, "Ketika ia kembali ke Bumi, ia akan melihat ke langit malam dan melihat istrinya." Mantan astronaut Chris Hadfield turut berkomentar, "Hal ini membuatku sedih sekaligus gembira. Empat orang yang sangat baik dalam perjalanan panjang dan langka."
NASA melalui unggahan di Instagram menjelaskan bahwa penamaan fitur planet dan objek antariksa lainnya merupakan wewenang International Astronomical Union (IAU). Biasanya, fitur permukaan Bulan dinamai berdasarkan penjelajah, ilmuwan, atau insinyur yang menemukannya.
Kendati demikian, terdapat beberapa kasus di mana fitur di Bulan secara resmi dinamai sesuai nama sementara yang dipilih oleh astronaut selama eksplorasi satelit alami Bumi tersebut. Selain kawah Carroll, contoh lain adalah Gunung Marilyn, yang dinamai berdasarkan nama istri astronaut Apollo 8, Jim Lovell.