Pengamat sepak bola nasional, Binder Singh, memberikan analisisnya mengenai komposisi baru tim pelatih Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia tengah bersiap memulai era baru di bawah arahan pelatih John Herdman. Turnamen FIFA Series 2026 akan menjadi debut bagi pelatih asal Inggris tersebut, sekaligus menjadi ajang bagi Skuad Garuda untuk kembali menunjukkan kemampuan.
Pada turnamen tersebut, tim yang dipimpin Jay Idzes akan menghadapi St. Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (27/03/2026) malam WIB.
Selain itu, terdapat laga antara Kepulauan Solomon melawan Bulgaria. Pemenang dari kedua pertandingan tersebut akan bertemu di final yang juga akan diselenggarakan di stadion yang sama pada 30 Maret.
Sebanyak 24 pemain telah berkumpul di Jakarta, termasuk pemain naturalisasi yang bermain di Eropa. Namun, bukan hanya pemain yang menjadi sorotan, tetapi juga susunan staf pelatih yang kini sudah lengkap.
Steven Vitoria, mantan bek Timnas Kanada yang pernah bermain untuk klub-klub besar seperti FC Porto, SL Benfica, dan Lechia Gdansk, dipercaya sebagai asisten pelatih. Di usia 39 tahun, ia akan bekerja sama dengan Simon Grayson dan Nova Arianto.
Dengan dukungan dari ketiga asistennya, Herdman diharapkan dapat mencapai target juara FIFA Series 2026 yang ditetapkan oleh PSSI.
Binder Singh menekankan pentingnya peran asisten pelatih dalam membantu John Herdman. "Saya ingin membahas tentang tim kepelatihan dari Timnas Indonesia yang sudah lengkap dengan begabungnya mantan pemain Timnas Kanada, yaitu Steven Vitoria untuk menjadi salah satu asisten dari John Herdman," kata Binder melalui kanal YouTube Bola Bung Binder.
Oleh karena itu, Binder menjelaskan krusialnya peran masing-masing pelatih yang akan membantu John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.
Mendongkrak Performa Timnas
Binder berpendapat bahwa kehadiran para asisten akan sangat membantu Herdman dalam meningkatkan performa tim, baik di FIFA Series maupun ajang lainnya seperti Piala AFF dan Piala Asia.
Menurutnya, Herdman membutuhkan asisten yang dapat membantunya meningkatkan performa pemain di lapangan dan memberikan masukan sesuai dengan skema yang akan digunakan pada pertandingan FIFA Series dan Piala AFF, serta Piala Asia senior.
Momentum Timnas Indonesia yang Sempat Hilang
Binder Singh menilai Timnas Indonesia masih dalam fase perkembangan dan belum menjadi kekuatan yang disegani di Asia.
Binder Singh menuturkan bahwa Timnas Indonesia hampir lolos ke Piala Dunia 2026, namun momentum tersebut hilang akibat pergantian pelatih.
Oleh karena itu, era John Herdman harus dimanfaatkan untuk membangun kembali fondasi tim. Binder menilai Herdman sebagai pelatih yang lebih baik dibandingkan pelatih sebelumnya.
Contoh Nova Arianto
Meskipun mengakui minimnya pengalaman Steven Vitoria di dunia kepelatihan level atas, Binder menilai hal itu bukan halangan besar. Ia mencontohkan perjalanan Nova Arianto di era Shin Tae-yong.
Binder mencontohkan Nova Arianto yang sukses membawa Timnas Indonesia U-17 lolos ke Piala Dunia melalui jalur kualifikasi, bukan karena menjadi tuan rumah.
Dengan tim pelatih yang semakin lengkap, publik menantikan apakah kombinasi John Herdman, Vitoria, dan para asistennya mampu membawa Timnas Indonesia kembali menemukan momentum prestasi. Nova Arianto kini menjadi salah satu asisten John Herdman setelah sebelumnya sukses bersama Timnas U-20. Binder menutup dengan harapan langkah ini dapat dikawal bersama.