Motorola Signature Gunakan Sensor Sony Lytia Perkuat Kamera Flagship

Motorola meluncurkan seri Signature dengan teknologi sensor Sony Lytia 50MP dan fitur video 8K untuk persaingan ponsel kelas flagship tahun 2026.

Motorola resmi memperkenalkan lini flagship terbaru bertajuk Motorola Signature di Jakarta pada Selasa (21/4/2026) dengan mengunggulkan integrasi sensor Sony Lytia pada seluruh konfigurasi kameranya. Perangkat ini dirancang untuk menghasilkan gambar dengan detail tinggi melalui teknologi sensor canggih guna bersaing di pasar ponsel kelas atas.

Kamera utama perangkat ini mengusung resolusi 50MP dengan sensor Sony LYT-828 yang menggunakan teknologi stacked CMOS dua lapis. Sebagaimana dilansir dari Medcom, penggunaan sensor ini diklaim mampu meningkatkan penyerapan cahaya secara maksimal dibandingkan sensor konvensional pada umumnya.

Hasil dari adopsi teknologi tersebut mencakup perluasan dynamic range dan pengurangan noise secara signifikan, khususnya saat pengambilan gambar di lingkungan minim cahaya. Ketajaman gambar juga didukung oleh penggunaan aperture lebar f/1.6 serta fitur stabilisasi gambar optik atau OIS.

Motorola turut memastikan konsistensi warna pada seluruh lensa dengan menyematkan sensor seri Lytia pada kamera pendukung lainnya. Lensa periskop 50MP kini menggunakan sensor LYT-600 yang memiliki kemampuan zoom optik mulai dari 3x hingga fitur Super Zoom mencapai 100x.

Sektor ultrawide dilengkapi sensor LYT-500 beresolusi 50MP yang menawarkan sudut pandang lebar hingga 122 derajat. Lensa ini juga berfungsi untuk kebutuhan fotografi makro karena telah dibekali dengan fitur autofocus yang presisi.

Kemampuan videografi pada Motorola Signature mencakup perekaman resolusi 8K dengan dukungan format Dolby Vision. Guna menjaga stabilitas visual, Motorola menyertakan fitur Horizon Lock yang menjaga rekaman tetap rata meski posisi perangkat diputar secara ekstrem oleh pengguna.

Seluruh hasil pemotretan telah melalui proses kalibrasi warna berbasis standar Pantone untuk memastikan akurasi warna yang mendekati kondisi objek aslinya. Motorola juga melakukan optimasi software agar kualitas visual tetap terjaga saat konten diunggah ke berbagai platform media sosial.

Recommended