Netflix mulai menguji coba fitur pencarian suara berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan pelanggan mencari konten menggunakan bahasa natural pada Sabtu, 9 Mei 2026. Teknologi ini dirancang agar pengguna dapat menemukan film atau serial berdasarkan suasana hati, aktivitas, maupun konteks spesifik lainnya.
Uji coba tahap beta ini baru tersedia bagi sebagian kecil pengguna di Amerika Serikat sebagaimana dilansir dari Medcom melalui laporan Digital Trends. Sistem tersebut berbeda dari mesin pencari konvensional karena tidak lagi terpaku pada pencocokan judul atau genre semata.
Melalui pendekatan semantic search berbasis large language model (LLM), platform mampu memahami maksud di balik ucapan pengguna secara lebih fleksibel. AI akan menyaring katalog konten yang relevan meski instruksi yang diberikan bersifat tidak biasa atau sangat spesifik.
Dalam implementasinya, fitur ini dapat memproses permintaan unik seperti tontonan anak-anak yang membahas tentang kematian. Contoh hasil yang diberikan mencakup serial A Series of Unfortunate Events dan Raising Dion yang dinilai akurat sesuai konteks permintaan tersebut.
Pengguna dapat mengakses layanan ini melalui tombol khusus Netflix pada remote TV pintar mereka. Setelah diaktifkan, terdapat pilihan sejumlah perintah otomatis atau tombol manual untuk memberikan instruksi suara secara langsung kepada sistem.
Meskipun demikian, respons yang diberikan oleh AI saat ini masih terbatas dalam bentuk teks dan belum mendukung balasan suara. Sistem pencarian ini juga belum terintegrasi dengan mesin personalisasi sehingga rekomendasi belum mempertimbangkan riwayat tontonan pribadi pengguna.
Netflix juga menerapkan moderasi ketat dengan membatasi kueri yang dianggap sensitif atau tidak pantas demi menjaga keamanan hasil pencarian. Pengembangannya bertujuan membangun sistem navigasi mandiri tanpa bergantung pada asisten digital pihak ketiga seperti Google Assistant atau Alexa.
Hingga saat ini, pihak manajemen Netflix belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai jadwal perilisan versi final untuk pasar global. Daftar perangkat yang akan mendukung fitur ini secara resmi juga masih menunggu pengumuman selanjutnya.