Smartphone gaming Nubia RedMagic 11 Pro resmi dihapus dari platform benchmark 3DMark oleh UL Solutions. Keputusan ini, yang diumumkan pada Kamis (12/12/2024), memicu perdebatan sengit di kalangan industri terkait batas performa ekstrem perangkat versus standar penggunaan realistis yang diterapkan oleh aplikasi benchmark.
Awalnya, langkah ini diduga sebagai tindakan manipulasi benchmark. Namun, laporan terbaru seperti dilansir dari Medcom, menunjukkan bahwa penghapusan tersebut disebabkan oleh cara perangkat mengoptimalkan hardware hingga batas maksimal tanpa membatasi suhu, bukan karena kecurangan tradisional.
RedMagic 11 Pro, serta varian 11 Pro+, dikenal dengan desain pendingin agresif yang mencakup vapor chamber, kipas aktif, dan liquid cooling. Desain ini memungkinkan chipset kelas atas seperti Snapdragon seri terbaru bekerja pada performa puncak secara berkelanjutan, bahkan saat menjalankan gim berat atau emulasi.
Menurut laporan situs WCCF Tech, RedMagic 11 Pro disebut mengabaikan batasan keamanan penting, seperti thermal throttling, ketika menjalankan pengujian benchmark. Kondisi inilah yang menjadi alasan utama 3DMark mengkategorikannya sebagai pelanggaran terhadap aturan pengujian mereka.
Berbeda dengan manipulasi benchmark yang biasa terjadi, performa tinggi yang ditunjukkan oleh RedMagic 11 Pro memang dianggap nyata dan dapat dicapai oleh hardware yang disematkan. Namun, situasi tersebut dinilai tidak mencerminkan penggunaan normal karena perangkat dipaksa bekerja pada level maksimal tanpa mempertimbangkan suhu optimal atau efisiensi daya.
Beberapa laporan bahkan menyebutkan bahwa pendekatan ini sering kali menyebabkan perangkat mengalami panas berlebih selama proses pengujian. Hal ini menciptakan benturan filosofi antara standar benchmark yang mengutamakan kondisi penggunaan realistis dan visi RedMagic yang menonjolkan kemampuan maksimal hardware sebagai daya tarik utama.
Meskipun mendapat sanksi, strategi RedMagic diperkirakan tidak akan mengalami perubahan signifikan. Tren di industri smartphone gaming justru diprediksi akan semakin agresif dalam mendorong performa maksimal, didukung oleh inovasi pendinginan yang lebih canggih, seperti vapor chamber generasi baru dan teknologi manajemen termal mutakhir di masa mendatang.