Raksasa teknologi Nvidia secara resmi membantah spekulasi mengenai rencana akuisisi produsen komputer (OEM) pada Senin, 20 April 2026, guna meredam kabar burung yang beredar di industri PC. Perusahaan menegaskan tidak ada pembicaraan formal maupun rencana untuk mengambil alih manufaktur perangkat keras saat ini.
Klarifikasi ini muncul setelah beredar laporan yang menyebutkan Nvidia tengah bernegosiasi untuk membeli perusahaan OEM atau ODM sebagai strategi ekspansi ke pasar laptop. Dilansir dari Medcom, perwakilan Nvidia menyatakan secara tegas bahwa laporan media tersebut sepenuhnya tidak benar.
"The media report is false," kata perwakilan NVIDIA dalam sebuah pernyataan resmi sebagaimana dikutip dari laporan WCCF Tech. Pernyataan tersebut sekaligus menggugurkan klaim bahwa perusahaan telah melakukan negosiasi selama lebih dari satu tahun dengan pemain besar di sektor PC atau server.
Sebelumnya, beredar kabar bahwa pembicaraan akuisisi tersebut telah memasuki tahap finalisasi meski tanpa rincian target perusahaan yang dimaksud. Rumor ini dipicu oleh ambisi Nvidia dalam memperluas jangkauan chip laptop mereka ke target 150 juta perangkat secara global.
Nvidia saat ini mendominasi pasar GPU dengan pangsa lebih dari 90 persen dan menjalin kemitraan erat dengan vendor besar. Perusahaan tetap fokus menyuplai komponen kepada mitra seperti MSI, ASUS, Gigabyte, Dell, serta HP daripada menjadi kompetitor langsung di pasar perangkat jadi.
Spekulasi awal sempat menyinggung ketertarikan perusahaan terhadap produsen asal Taiwan untuk memperkuat posisi di pasar server dan laptop. Namun, melalui bantahan terbaru ini, strategi Nvidia di industri PC tetap konsisten sebagai penyedia komponen dan teknologi chip.