Nvidia dilaporkan tengah mengembangkan chip prosesor berbasis Arm terbaru berkode N1 yang dirancang bersama MediaTek untuk menghadirkan performa grafis setara RTX 5070 pada perangkat laptop, Selasa (14/4/2026).
Kemunculan perangkat keras ini terungkap setelah purwarupa motherboard Nvidia N1 AI Book muncul di platform jual beli barang bekas asal China, Goofish, dengan harga penawaran sekitar Rp 22,4 juta sebelum akhirnya dihapus.
Dilansir dari Detik iNET, chip N1 ini mengintegrasikan GPU berarsitektur Blackwell yang dilengkapi dengan 6.144 inti CUDA guna memberikan kemampuan olah visual yang jauh melampaui standar laptop berbasis Arm konvensional.
Unit pemrosesan utama tersebut didukung oleh 20 inti CPU hasil rancangan MediaTek yang terbagi dalam dua kluster khusus serta dikelilingi oleh delapan modul memori SK Hynix LPDDR5X berkapasitas total 128GB.
Berdasarkan bocoran gambar motherboard yang beredar, sistem ini memerlukan pasokan daya besar yang didukung oleh pengaturan komponen daya masif serta ruang khusus untuk sistem pendingin kipas pada papan sirkuitnya.
Papan sirkuit purwarupa tersebut juga memiliki konektivitas lengkap mencakup port HDMI, USB Type-A, USB-C, colokan audio, dua slot M.2, serta antena nirkabel terintegrasi untuk kebutuhan laptop modern.
Bos Nvidia Jensen Huang mengungkapkan bahwa arsitektur silikon chip N1 ini berbagi fondasi yang sama dengan GB10 Superchip yang digunakan untuk pusat data dan kecerdasan buatan.
Langkah ini menandai kembalinya Nvidia ke pasar prosesor konsumen secara utuh untuk pertama kalinya sejak peluncuran Tegra X1 pada tahun 2015 silam.
Saat ini, produsen komputer global seperti Dell dan Lenovo dikabarkan telah memulai pengujian internal terhadap laptop yang menggunakan chip N1 untuk persiapan peluncuran resmi.
Produk akhir yang menggunakan teknologi kolaborasi Nvidia dan MediaTek ini diproyeksikan akan diperkenalkan secara luas kepada publik pada ajang pameran teknologi Computex 2026 mendatang.