NVIDIA dan Emerald AI Kolaborasi Ciptakan AI Factory Fleksibel di AS

NVIDIA dan Emerald AI bekerja sama dengan perusahaan energi AS kembangkan AI factories fleksibel, berfungsi sebagai pusat komputasi dan aset jaringan listrik.

NVIDIA dan Emerald AI secara resmi mengumumkan kerja sama dengan sejumlah perusahaan energi terkemuka di Amerika Serikat. Kolaborasi ini melibatkan AES, Constellation, Invenergy, NextEra Energy, Nscale Energy & Power, dan Vistra, bertujuan untuk mengembangkan AI factories yang adaptif dan multifungsi. Fasilitas ini tidak hanya berperan sebagai pusat komputasi, tetapi juga berfungsi sebagai aset vital dalam jaringan listrik nasional, guna memperkuat keandalan sistem energi, seperti dilansir dari Medcom.

Konsep AI factory yang diperkenalkan oleh NVIDIA fokus pada pengubahan listrik menjadi \u201ctoken AI, model, dan kecerdasan\u201d, yang selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk beragam aplikasi kecerdasan buatan. Berbeda dengan pusat data konvensional, fasilitas ini dirancang untuk mengatur konsumsi energi secara dinamis, menyesuaikan dengan kebutuhan jaringan listrik. Dengan demikian, AI factory bertransformasi dari sekadar beban energi menjadi elemen aktif yang mendukung stabilitas pasokan listrik.

Teknologi inti yang mendukung inisiatif ini adalah Vera Rubin DSX AI Factory reference design dan DSX Flex software library dari NVIDIA. Kedua teknologi ini memungkinkan proses interkoneksi yang lebih cepat dan efisien dengan jaringan listrik. Sementara itu, Emerald AI berkontribusi melalui platform Conductor, yang bertugas mengelola fleksibilitas komputasi dan mengintegrasikan berbagai sumber energi di lokasi, termasuk pembangkit listrik, baterai, dan sistem penyimpanan.

Manfaat yang diharapkan dari proyek ini sangat signifikan. AI factories fleksibel berpotensi menambah kapasitas hingga 100 gigawatt pada sistem tenaga Amerika Serikat. Kapasitas tambahan ini dapat mengurangi kebutuhan untuk membangun infrastruktur energi berlebihan, mempercepat jadwal penyambungan proyek AI, serta menekan biaya operasional dalam jangka panjang.

Peran AI Factory dalam Stabilitas Grid

Jensen Huang, CEO NVIDIA, menegaskan bahwa AI factory harus dipandang sebagai sebuah sistem terintegrasi yang mencakup energi, komputasi, jaringan, dan pendinginan. Senada dengan itu, Varun Sivaram, CEO Emerald AI, menambahkan bahwa pusat AI tidak boleh beroperasi secara terisolasi sebagai beban. Sebaliknya, fasilitas ini harus secara aktif berkontribusi terhadap stabilitas jaringan listrik secara keseluruhan.

Para pemimpin perusahaan energi yang terlibat dalam proyek ini juga menekankan beberapa faktor kunci. Di antaranya adalah pentingnya fleksibilitas jaringan, integrasi energi bersih, dan percepatan waktu operasional, sebagai respons terhadap lonjakan permintaan di sektor AI yang terus meningkat. Proyek AI factory ini telah menjalani uji coba di lima pusat data komersial yang tersebar di berbagai wilayah global. Rencananya, implementasi DSX Flex akan dimulai secara luas pada tahun 2026 di NVIDIA AI Factory Research Center, Virginia, Amerika Serikat.

Recommended