Nvidia memperkenalkan NemoClaw, sebuah stack baru yang dirancang untuk platform AI agent OpenClaw. Tujuan utamanya adalah menyederhanakan proses instalasi sekaligus meningkatkan kontrol keamanan dan privasi pada AI agent yang beroperasi secara mandiri.
NemoClaw memungkinkan pengguna untuk menginstal model Nvidia Nemotron dan runtime Nvidia OpenShell hanya dengan satu perintah. Nvidia berharap pendekatan ini akan mempermudah, mengamankan, dan membuat pengembangan AI agent yang selalu aktif (always-on) lebih mudah diakses.
Menurut CEO Nvidia, Jensen Huang, OpenClaw dapat dianggap sebagai sistem operasi untuk AI personal, setara dengan macOS dan Microsoft Windows pada komputer pribadi. Huang menilai teknologi ini membuka era baru dalam pengembangan perangkat lunak berbasis AI.
Dibangun di atas Nvidia Agent Toolkit, NemoClaw menggunakan OpenShell untuk menyediakan lingkungan sandbox yang terisolasi. Dengan demikian, AI agent dapat mengakses sumber daya yang dibutuhkan tanpa mengorbankan keamanan, berkat adanya guardrail berbasis kebijakan untuk jaringan, data, dan privasi.
Platform ini menggabungkan model AI lokal dan cloud. Model terbuka seperti Nemotron dapat dijalankan langsung di perangkat pengguna, sementara model yang lebih besar dapat diakses melalui cloud dengan pengaturan privasi tertentu. Kombinasi ini memungkinkan agent untuk belajar dan menjalankan tugas secara fleksibel sesuai kebutuhan.
NemoClaw mendukung berbagai perangkat komputasi untuk menjalankan AI agent secara berkelanjutan, mulai dari PC berbasis Nvidia GeForce RTX hingga workstation dan sistem AI kelas atas seperti Nvidia DGX Station dan Nvidia DGX Spark.
Nvidia menyatakan bahwa NemoClaw merupakan lapisan infrastruktur yang sebelumnya belum tersedia dalam ekosistem OpenClaw. Penambahan ini tidak hanya mempermudah pengembangan AI agent, tetapi juga membuatnya lebih aman untuk dijalankan dalam skala luas.
Langkah ini mempertegas tren industri yang mulai menggabungkan AI lokal dan cloud. Jika adopsinya meluas, pendekatan seperti NemoClaw berpotensi mempercepat pemanfaatan AI agent personal yang beroperasi secara mandiri di berbagai perangkat.