OpenAI, perusahaan di balik kecerdasan buatan populer ChatGPT, tengah mengalami perubahan signifikan pada struktur kepemimpinannya. Kondisi ini mencuat setelah dua eksekutif puncaknya dikabarkan mengambil cuti medis jangka panjang, di tengah gejolak internal dan tantangan operasional yang dihadapi perusahaan.
Menurut laporan Bloomberg yang dikutip dari Detik iNET, Chief Marketing Officer (CMO) Kate Rouch kini sedang dalam masa pemulihan dari penyakit kanker. Meskipun demikian, Rouch dilaporkan telah menyusun rencana untuk kembali bekerja secara terbatas jika kondisi kesehatannya memungkinkan.
Tidak hanya itu, Chief Executive Officer Pengembangan Artificial General Intelligence (AGI) OpenAI, Fidji Simo, juga dikabarkan mengambil cuti medis. Simo, yang dianggap sebagai salah satu tokoh paling krusial dalam pengembangan AI di perusahaan, berencana absen beberapa minggu untuk menjalani perawatan terkait kondisi neuroimun yang dialaminya.
Perombakan kepemimpinan semakin terasa dengan perpindahan posisi Chief Operating Officer (COO) Brad Lightcap. Lightcap akan beralih menjadi pimpinan proyek khusus baru. Konsekuensinya, sebagian tugas Lightcap sebagai COO akan diambil alih oleh Chief Revenue Officer (CRO) perusahaan.
Gejolak ini bukan yang pertama bagi OpenAI. Dilansir dari Futurism melalui Detik iNET, perusahaan sebelumnya menghadapi berbagai rintangan, termasuk penghentian proyek unggulan seperti Sora, model AI pembuat video yang didukung Disney. Selain itu, OpenAI juga berjuang mengatasi hambatan pelik dalam perluasan pusat data mereka.
Di tengah situasi internal yang dinamis ini, OpenAI berupaya untuk melantai di bursa saham melalui penawaran umum perdana (IPO). Namun, masih menjadi pertanyaan besar bagaimana jajaran eksekutif yang baru dirombak ini akan menangani tekanan yang muncul dari langkah besar tersebut.