Pemerintah Republik Indonesia menetapkan Jumat, 1 Mei 2026, sebagai hari libur nasional dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri mengenai Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026 sebagai bentuk penghormatan bagi seluruh tenaga kerja.
Dilansir dari Medcom, penetapan tanggal 1 Mei sebagai hari libur nasional di Indonesia memiliki landasan hukum kuat yang telah dikukuhkan sejak lama. Regulasi tersebut merujuk pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 157 Tahun 1950 yang menetapkan urgensi peringatan bagi kaum pekerja di Tanah Air.
Secara historis, Hari Buruh lahir dari gejolak revolusi industri pada akhir abad ke-19 yang menuntut perbaikan nasib pekerja. Pergerakan global ini awalnya terinspirasi oleh aksi mogok massal para tukang batu di Victoria, Australia, pada April 1856 yang menuntut pemberlakuan delapan jam kerja.
Keberanian pekerja di Australia tersebut kemudian memicu gelombang aksi serupa di Amerika Serikat demi keadilan waktu operasional kerja. Puncaknya, tanggal 1 Mei dipilih secara resmi untuk mengenang peristiwa kerusuhan Haymarket yang pecah di Chicago, Amerika Serikat, pada tahun 1886.
Momentum kerusuhan Haymarket hingga kini dipandang sebagai simbol kemenangan perjuangan hak asasi manusia dalam menciptakan standar kerja yang lebih manusiawi. Saat ini, lebih dari 80 negara di seluruh dunia secara serentak memperingati 1 Mei sebagai hari besar bagi umat manusia.
Peringatan Hari Buruh berfungsi sebagai pengingat krusial terhadap perjuangan panjang dalam menegakkan martabat serta kesetaraan di lingkungan kerja profesional. Prinsip inklusi dan perlindungan pekerja dinilai berkontribusi langsung pada terciptanya harmoni sosial dan penguatan solidaritas antarwarga.
Apresiasi dalam peringatan ini mencakup seluruh sektor ekonomi, mulai dari tenaga medis hingga petani, yang menjadi pilar utama pembangunan komunitas. Melalui wadah serikat pekerja, para individu diberdayakan untuk menyuarakan keadilan ekonomi dan perubahan sosial demi masa depan yang lebih bermartabat.