Pemudik Buru Oleh-Oleh Khas Indramayu di Teras Balongan

Teras Balongan menjadi pusat perburuan oleh-oleh khas Indramayu bagi pemudik, menawarkan berbagai produk UMKM unggulan.

Teras Balongan menjadi tujuan populer bagi pemudik yang kembali dari Indramayu dan sekitarnya untuk mencari oleh-oleh khas daerah. Pusat oleh-oleh ini terletak di Jl. Raya Sukaurip No.16, Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

Di Teras Balongan, beragam produk UMKM unggulan Indramayu tersedia, termasuk batik, tenun, dan berbagai makanan khas pesisir. Makanan ringan seperti rengginang terasi, kerupuk udang, kerupuk ikan, kerupuk bawang, dan kerupuk nasi menjadi incaran utama sebagai oleh-oleh Lebaran. Sambal dan olahan terasi dalam kemasan juga ditawarkan.

Menurut Mahani, Ketua UMKM Teras Balongan, cita rasa khas Pantura pada makanan ringan tersebut berasal dari bahan baku wilayah pesisir, terutama terasi. "Ciri khasnya memang rasa terasi karena kami berada di daerah pinggir laut," kata Mahani.

Produk UMKM Teras Balongan tidak hanya digemari pemudik domestik, tetapi juga dibawa oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri. Mahani menambahkan, "Rengginang produk kami pernah sampai Australia. Ada juga yang ke Taiwan dan Hong Kong melalui teman-teman yang bekerja di sana."

Harga produk bervariasi mulai dari Rp10 ribu hingga Rp100 ribu, tergantung jenis dan ukuran.

Selain makanan kering, camilan segar seperti manisan mangga khas Indramayu juga ditawarkan. Mangga yang dikupas dan diiris tipis direndam dalam larutan gula batu dan gula pasir selama beberapa hari.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menjelaskan bahwa Teras Balongan adalah upaya untuk memperluas pemasaran produk UMKM lokal. Keberadaan pusat oleh-oleh ini memudahkan masyarakat untuk mendapatkan produk pesisir di satu lokasi.

Pertamina juga aktif dalam pembinaan UMKM melalui pameran, display produk, temu bisnis, dan penguatan jejaring. Baron menambahkan, "UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Sebagai BUMN, Pertamina mendukung pengembangan UMKM agar bisa meningkatkan produknya, lebih dikenal masyarakat dan bisa mandiri, sehingga memberi dampak bagi kemajuan ekonomi daerah."

Teras Balongan diresmikan pada 2025 sebagai outlet untuk memperluas pasar produk UMKM di sekitar Kilang Balongan. Saat ini, ada 22 pelaku UMKM yang tergabung dengan beragam produk unggulan.

Baron menjelaskan bahwa Pertamina secara konsisten meningkatkan kapasitas UMKM melalui program pembinaan seperti UMK Academy, yang memberikan pembelajaran tentang manajemen usaha hingga pemasaran digital. Dia memungkasi, "Pertamina secara konsisten meningkatkan kapasitas UMKM melalui berbagai program pembinaan, seperti UMK Academy yang memberikan pembelajaran untuk pengembangan usaha mencakup manajemen usaha hingga pemasaran digital."

Recommended