Pencarian ilmiah untuk menemukan lokasi Taman Eden, yang secara tradisional diyakini sebagai tempat pertama manusia diciptakan dalam Alkitab, kini mengarah ke benua Afrika. Meskipun kepercayaan agama Yahudi dan Kristiani melekat pada narasi Adam dan Hawa di Taman Eden, bukti konkret secara ilmiah masih terus dicari, dengan petunjuk mengarah pada "Tempat Lahir Umat Manusia" di Afrika.
Kitab Kejadian 2:10-14 menggambarkan Taman Eden dialiri oleh sebuah sungai yang kemudian terbagi menjadi empat cabang, yaitu Pison, Gihon, Tigris, dan Efrat. Dari keempat sungai ini, Tigris dan Efrat merupakan dua sungai yang dapat diidentifikasi saat ini, mengalir dari Turki melalui Suriah dan Irak sebelum bermuara di Teluk Persia, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.
Identifikasi Pishon dan Gihon masih menjadi misteri. Beberapa teolog berspekulasi bahwa keduanya bisa jadi merujuk pada Sungai Gangga di India dan Sungai Nil di Mesir. Namun, teori ini dianggap tidak masuk akal oleh John Calvin, teolog abad ke-16, karena jarak geografis yang sangat jauh antara lokasi-lokasi tersebut.