Masyarakat yang berminat menjadi anggota Polri masih memiliki kesempatan untuk mendaftar. Pendaftaran rekrutmen Bintara Polri 2026 masih dibuka hingga 30 Maret 2026.
Tahun ini, Polri membuka kuota penerimaan Bintara sebanyak 5.141 orang, dengan rincian 4.141 pria dan 1.000 wanita. Pendidikan akan dilaksanakan selama 5 bulan dan dibagi menjadi dua gelombang.
Pembukaan pendidikan dijadwalkan pada 20 Juli 2026 dan penutupan pada 16 Desember 2026. Lokasi pendidikan akan disesuaikan dengan spesialisasi masing-masing. SPN Polda akan mendidik Bintara PTU, Rekpro, Polair, dan Bakomsus pria. Pusdik Intel Soreang dikhususkan untuk Bintara Berkemampuan Intelijen, sementara Sepolwan menjadi pusat pendidikan bagi seluruh kategori Bintara wanita.
Berikut informasi lengkap mengenai persyaratan dan jalur penerimaan Bintara Polri 2026, yang dikutip dari laman penerimaan.polri.go.id:
Berikut adalah persyaratan umum yang harus dipenuhi:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
- Pendidikan paling rendah SMA/sederajat
- Berusia paling rendah 18 tahun (pada saat dilantik menjadi anggota Polri)
- Sehat jasmani dan rohani
- Tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan (dibuktikan dengan SKCK dari Polres setempat)
- Berwibawa, jujur, adil dan berkelakuan tidak tercela
Persyaratan Khusus Bintara Polri 2026
Selain persyaratan umum, terdapat pula persyaratan khusus yang meliputi pendidikan, usia, dan tinggi badan:
Pendidikan:
- Minimal lulusan SMA/SMK/MA/sederajat (bukan Paket A, B, atau C).
- Lulusan 2021-2025: Nilai rata-rata ijazah minimal 70,00 (khusus Papua/Papua Barat minimal 65,00).
- Lulusan 2026 (Kelas XII): Nilai rata-rata rapor semester V minimal 75,00.
- Lulusan D-IV/S-1: IPK minimal 2,75 dengan prodi terakreditasi.
Usia (saat buka pendidikan):
- Lulusan SMA: Minimal 17 tahun 7 bulan, maksimal 21 tahun.
- Lulusan D-I sampai D-III: Maksimal 24 tahun
- Lulusan D-IV/S-1: Maksimal 27 tahun
Tinggi badan minimal:
- Umum: Pria 165 cm, Wanita 160 cm
- Khusus Ras Melanesia: Pria 160 cm, Wanita 155 cm
- Bakomsus: Memiliki standar tersendiri tergantung jenis kompetensinya
Jalur Penerimaan Bintara Polri 2026
Polri membuka berbagai jalur rekrutmen Bintara Polri 2026 yang disesuaikan dengan kebutuhan bidang tugas dan keahlian khusus, antara lain:
- Bintara PTU berkemampuan SPKT (Polisi Tugas Umum)
- Bakomsus (Bintara Kompetensi Khusus) Humas
- Bakomsus Musik
- Bakomsus Tenaga Kesehatan
- Bakomsus Tenaga Pendidik
- Bintara berkemampuan Intelijen
- Bakomsus Pertanian
- Bakomsus Perkebunan
- Bakomsus Perikanan
- Bakomsus Teknik Sipil
- Bakomsus Penyidik
- Bakomsus Peternakan
- Bakomsus Gizi
- Bintara Polair
- Bakomsus Akuntansi
Tahapan Seleksi
Proses seleksi terdiri dari beberapa tahapan, yaitu:
- Pemeriksaan Administrasi Awal dan Akhir
- Pemeriksaan Kesehatan Tahap I dan II
- Tes Psikologi Tahap I dan II (CAT & Wawancara)
- Tes Akademik atau Tes Kompetensi Keahlian (TKK) bagi Bakomsus
- Ujian Kemampuan Jasmani dan Antropometrik
- Ujian Komputer dan Mental Ideologi (MI)
Jadwal Seleksi Bintara Polri 2026
Berikut adalah jadwal penting dalam seleksi Bintara Polri 2026:
- Pendaftaran Online dan Verifikasi: 9-30 Maret 2026
- Pakta Integritas: 31 Maret 2026
- Rikmin Awal: 5-10 April 2026
- Rikkes I: 12-25 April 2026
- CAT Psikologi I: 26 April-3 Mei 2026
- Uji Akademik, Uji Komputer dan TKK (Bakomsus): 12 Mei-26 Mei 2026
- Sidang Menuju Rikkes II: 4 Juni 2026
- Rikkes II: 7 Juni-10 Juni 2026
- UKJ: 11 Juni-15 Juni 2026
- PS II dan PMK: 16 Juni – 20 Juni 2026
- Supervisi Panpus: 24 Juni-26 Juni 2026
- Sidang Akhir Kelulusan: 3 Juli 2026
- Buka DIK Bintara Polri: 20 Juli 2026
Tata Cara Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan secara online dengan langkah-langkah berikut:
- Pendaftar membuka website penerimaan anggota Polri dengan alamat website penerimaan.polri.go.id
- Pendaftar memilih jenis seleksi Bintara Polri pada halaman utama website (apabila peserta mengalami kesulitan dapat dibantu oleh panitia daerah)
- Mengisi form registrasi yang berkaitan dengan identitas pendaftar, memasukkan NIK yang telah terdaftar di Disdukcapil, identitas orang tua dan keterangan lain sesuai format dalam website
- Pendaftar wajib memberikan data yang benar dan akurat pada form registrasi online, mengecek dengan teliti data yang dimasukkan dalam form registrasi
- Setelah berhasil mengisi form registrasi online selanjutnya pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi online beserta username dan password, yang selanjutnya digunakan untuk melakukan login menuju halaman dashboard pendaftar (berisi fitur untuk mengecek informasi perkembangan tahapan seleksi dan nilai seluruh tahapan seleksi yang diikuti oleh pendaftar) serta upload berkas pendaftaran yang disediakan
- Pendaftar akan mendapat cetak form registrasi online yang digunakan untuk verifikasi di Polres
- Batas waktu verifikasi data pendaftar terhitung selama pendaftaran online berlangsung sesuai jadwal pendaftaran dan tidak ada toleransi perpanjangan.