Samsung Buka Pendaftaran Solve for Tomorrow 2026 Mulai 28 April

Samsung Indonesia membuka pendaftaran Solve for Tomorrow 2026 bagi pelajar dan mahasiswa mulai 28 April guna menciptakan solusi inovatif berbasis STEM.

Samsung Electronics Indonesia resmi membuka pendaftaran program Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026 bagi pelajar dan mahasiswa di seluruh Indonesia mulai Selasa, 28 April 2026. Inisiatif global ini bertujuan memfasilitasi generasi muda dalam merancang solusi inovatif berbasis teknologi untuk mengatasi tantangan lingkungan dan sosial.

Dilansir dari Medcom, periode pendaftaran akan berlangsung hingga 9 Mei 2026 melalui situs resmi program tersebut. Peserta yang disasar meliputi siswa tingkat SMA, SMK, MA, hingga mahasiswa aktif jenjang D3, D4, dan S1 dari berbagai wilayah tanah air.

"Ini adalah sebuah perjalanan untuk mengembangkan ide, keterampilan, dan pola pikir inovatif yang dapat membawa dampak luas bagi masyarakat," kata Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia. Ia menegaskan bahwa peserta akan mendapatkan materi komprehensif mulai dari metode Design Thinking hingga bimbingan ahli.

Pada penyelenggaraan tahun ini, SFT mengusung dua pilar tema utama yakni Teknologi untuk Keberlanjutan Lingkungan dan Teknologi untuk Perubahan Sosial melalui Olahraga. Fokus pertama diarahkan pada penerapan ekonomi sirkular melalui pendekatan STEM guna meminimalkan limbah dan memaksimalkan daur ulang.

Sementara itu, pilar kedua mendorong inovasi yang membuat akses olahraga menjadi lebih inklusif, khususnya bagi perempuan dan penyandang disabilitas. Seluruh peserta nantinya akan mendapatkan pembekalan teknis berupa AI Amplification serta mentoring intensif untuk menajamkan prototipe solusi yang mereka tawarkan.

Berdasarkan data periode sebelumnya, antusiasme program ini mencapai 2.603 pendaftar yang tergabung dalam 647 tim. Indonesia juga mencatatkan prestasi internasional melalui Tim Labmino dari Universitas Indonesia yang dinobatkan sebagai SFT Global Ambassador atas inovasi mereka.

Selain itu, alumni SFT 2025 dari Tim Hackie Chan Universitas Brawijaya telah meluncurkan Pantara, sebuah platform AI untuk manajemen pangan. Program SFT 2026 diproyeksikan akan terus melahirkan inovator muda yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas melalui pemanfaatan sains dan teknologi.

Recommended