SD Muhammadiyah Sapen 1 Yogyakarta mencatatkan lonjakan pendaftaran calon peserta didik baru yang menyebabkan kuota bangku sekolah telah terisi penuh hingga tahun 2032. Berdasarkan laporan pada Senin, 4 Mei 2026, fenomena ini terjadi karena tingginya minat wali murid terhadap kualitas pendidikan di institusi tersebut.
Data dari laman resmi simt.kemendikdasmen.go.id menunjukkan bahwa SD Muhammadiyah Sapen 1 menduduki peringkat kedua sebagai sekolah dasar paling berprestasi di tingkat nasional. Status ini menjadi alasan utama membludaknya antrean pendaftaran hingga tujuh tahun ke depan, sebagaimana dilansir dari Medcom.
Hingga per 3 Mei 2026, sekolah ini telah mengumpulkan total 1.004 prestasi yang telah terkurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Pencapaian tersebut diraih melalui partisipasi aktif siswa dalam berbagai kompetisi, baik di level domestik maupun internasional.
Rincian prestasi yang dihimpun dari situs resmi sekolah mencakup 197 penghargaan tingkat kota, 262 tingkat provinsi, dan 301 tingkat nasional. Selain itu, institusi pendidikan ini juga berhasil mengamankan 317 penghargaan di kancah internasional.
Terkait rincian biaya, orang tua calon murid diperkirakan perlu menyiapkan dana antara Rp15 juta hingga Rp20 juta untuk biaya masuk awal. Besaran dana pendidikan tersebut dipengaruhi oleh jalur pendaftaran, tahun ajaran, serta jenis kelas yang dipilih oleh wali murid.
Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bulanan di sekolah ini berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Biaya rutin tersebut sudah mencakup fasilitas layanan makan siang dan operasional harian siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Manajemen sekolah menerapkan struktur biaya yang berbeda untuk program khusus seperti Cerdas Istimewa Matematika dan IPA (CIMIKA) dibandingkan dengan kelas reguler. Perbedaan tarif ini disesuaikan dengan fasilitas tambahan dan layanan khusus yang disediakan bagi siswa di program tersebut.
Masyarakat yang berminat mendaftar dapat mengakses informasi prosedur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui kanal komunikasi resmi sekolah. Proses pendaftaran difasilitasi melalui sistem daring atau dengan mendatangi langsung kantor administrasi untuk layanan inden pendaftaran dini.