Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Indonesia Wilayah Barat (BKS-PTN Barat) resmi membuka pendaftaran jalur seleksi mandiri SMMPTN-Barat 2026 mulai Senin, 4 Mei 2026, bagi calon mahasiswa di seluruh Indonesia. Proses pendaftaran ini dijadwalkan berlangsung hingga 11 Juni 2026 melalui sistem daring.
Dilansir dari Medcom, pelaksanaan seleksi ini bertujuan untuk menjaring calon mahasiswa unggul melalui mekanisme Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang terpusat. Jalur ini dinilai lebih efisien dibandingkan penyelenggaraan ujian mandiri oleh masing-masing perguruan tinggi secara terpisah.
Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 3 Tahun 2026, konsorsium PTN diperbolehkan menyelenggarakan seleksi mandiri bersama. Peserta diberikan fleksibilitas untuk memilih maksimal dua program studi pada universitas yang tergabung dalam keanggotaan BKS-PTN Barat.
Persyaratan utama bagi pendaftar adalah lulusan SMA/SMK/MA sederajat atau Paket C yang memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) bagi angkatan 2026. Selain itu, calon peserta diwajibkan tidak lulus pada jalur SNBP atau SNBT, atau tidak melakukan daftar ulang jika dinyatakan lolos SNBT.
Ketentuan batas usia kelulusan bervariasi antar instansi, mulai dari lulusan tiga tahun terakhir hingga sepuluh tahun terakhir khusus untuk ISBI Aceh. Materi ujian mencakup Tes Potensi Skolastik (TPS) serta Tes Literasi dan Penalaran Matematika guna mengukur kesiapan kognitif serta kemampuan pemecahan masalah calon mahasiswa.
Sebanyak 26 Perguruan Tinggi Negeri tercatat menjadi peserta dalam seleksi tahun ini, termasuk Universitas Syiah Kuala, Universitas Andalas, hingga Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta. Pelaksanaan UTBK SMMPTN-Barat dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 24 Juni 2026.
Hasil seleksi dan pengumuman kelulusan para peserta akan diterbitkan secara resmi pada 30 Juni 2026 melalui laman utama penyelenggara.