Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Indonesia Wilayah Barat (BKS-PTN Barat) resmi membuka pendaftaran Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri wilayah Barat (SMMPTN-Barat) 2026 mulai Senin, 4 Mei hingga 11 Juni 2026 secara daring melalui laman resmi pendaftaran.
Dilansir dari Medcom, pelaksanaan seleksi ini melibatkan konsorsium dari 27 perguruan tinggi negeri yang tersebar di wilayah Indonesia Barat. Jalur mandiri kolektif ini ditujukan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi pada program studi di universitas anggota BKS-PTN Barat.
Setiap calon peserta diwajibkan membayar biaya registrasi sebesar Rp375 ribu melalui bank mitra resmi seperti Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BSI. Panitia menegaskan bahwa dana yang telah dibayarkan tidak dapat ditarik kembali, kecuali dalam kondisi force majeure yang disetujui.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) akan berlangsung pada 17 Juni hingga 24 Juni 2026. Hasil seleksi atau pengumuman kelulusan dijadwalkan terbit pada 30 Juni 2026.
Persyaratan peserta mencakup lulusan SMA/SMK/MA sederajat atau Paket C tahun 2024 hingga 2026 yang memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL). Terdapat pengecualian masa berlaku ijazah hingga 5 tahun terakhir untuk beberapa kampus seperti Universitas Jambi dan UPN Veteran Jakarta.
Bahkan, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh menerima lulusan hingga 10 tahun terakhir atau sejak tahun 2017. Peserta diberikan fleksibilitas untuk memilih maksimal dua program studi pada perguruan tinggi yang tergabung dalam keanggotaan BKS-PTN Barat.
Penyelenggaraan ini merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 3 Tahun 2026 yang mengizinkan PTN melakukan seleksi mandiri melalui tes konsorsium. Sistem ini dinilai lebih efisien dibandingkan penyelenggaraan ujian mandiri oleh masing-masing universitas secara individu.