PT Pertamina (Persero) resmi memperluas jangkauan pasar produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mitra binaannya dengan menempatkan katalog produk pada booklet maskapai Pelita Air mulai Jumat (8/5/2026). Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkenalkan produk lokal berkualitas kepada penumpang pesawat selama perjalanan udara.
Sebagaimana dilansir dari Detik Finance, kolaborasi ini memungkinkan penumpang Pelita Air untuk mengakses berbagai produk kurasi yang mencakup kategori makanan, fesyen, hingga kerajinan tangan. Inisiatif tersebut dirancang guna meningkatkan daya saing UMKM di tingkat nasional maupun pasar global.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa kehadiran produk pada media promosi maskapai merupakan inovasi untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Hal ini menjadi komitmen perusahaan dalam mendorong mitra binaan agar dapat naik kelas melalui akses pasar yang lebih masif.
"Pertamina berkomitmen untuk terus mendorong UMKM naik kelas melalui perluasan akses pasar. Kehadiran produk UMKM di booklet maskapai menjadi langkah inovatif agar produk lokal semakin dikenal, sekaligus memudahkan masyarakat, termasuk penumpang pesawat, untuk mengakses produk UMKM unggulan," ujar Baron dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).
Corporate Secretary Pelita Air, Patria Rhamadonna, menambahkan bahwa kerja sama ini memberikan nilai tambah bagi layanan maskapai sekaligus mendukung pengembangan sektor UMKM. Melalui promosi di atas pesawat, produk lokal mendapatkan eksposur langsung kepada pelanggan maskapai dalam jangkauan yang lebih luas.
Data dari lapangan menunjukkan dampak positif bagi konsumen, salah satunya dialami oleh Dewi, seorang penumpang yang melakukan perjalanan dinas. Ia mengaku terbantu menemukan kebutuhan perlengkapan ibadah praktis melalui booklet tersebut tanpa harus mencari ke lokasi fisik yang berbeda.
Program ini diharapkan menciptakan ekosistem berkelanjutan yang menggabungkan aspek pendampingan produksi dengan metode pemasaran yang kompetitif. Pertamina terus memposisikan diri sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan usaha masyarakat kecil di berbagai sektor.