Industri Tekstil Nasional Tumbuh 3,55 Persen pada Pameran Indo Intertex

Industri tekstil Indonesia mencatat pertumbuhan 3,55 persen di tengah tantangan geopolitik global dalam pembukaan pameran Indo Intertex & Inatex 2026.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita meresmikan pembukaan pameran tekstil dan garmen terbesar se-Asia Tenggara, Indo Intertex & Inatex 2026, di Jakarta pada Kamis (16/4/2026). Ajang ini menjadi ruang strategis bagi 428 perusahaan untuk memperkuat penetrasi pasar tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional.

Pertumbuhan sektor TPT nasional dilaporkan tetap terjaga dengan kenaikan sebesar 3,55 persen secara tahunan sepanjang 2025. Dilansir dari Medcom, nilai ekspor sektor ini menembus angka USD 12,08 miliar dengan catatan surplus perdagangan mencapai USD 3,45 miliar.

Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Jemmy Kartiwa Sastraatmadja, menjelaskan bahwa industri global saat ini masih berada di bawah tekanan berat. Ketegangan geopolitik dan pergeseran rantai pasok dunia memaksa pelaku usaha untuk bertransformasi lebih efisien.

"Industri tekstil global masih menghadapi tekanan pada awal 2026, sehingga perusahaan dituntut bergerak lebih efisien, adaptif, dan memiliki visi jangka panjang," kata Jemmy Kartiwa Sastraatmadja, Ketua Umum API.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai pelaksanaan pameran tahun ini merupakan momentum krusial untuk percepatan penguatan struktur industri dalam negeri. Penyelenggaraan kali ini didominasi oleh peserta lokal yang mencapai 65 persen dari total eksibitor.

Sektor mesin tekstil lokal juga menunjukkan taringnya dengan kontribusi partisipasi sebesar 60 persen. Hal ini mencerminkan kesiapan manufaktur dalam negeri untuk mendukung kebutuhan produksi dari hulu hingga hilir secara mandiri.

Pameran ini turut menampilkan inovasi teknologi mutakhir, mulai dari mesin produksi berkelanjutan hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Teknologi tersebut difokuskan pada peningkatan efisiensi energi dan sistem daur ulang untuk daya saing global.

Rangkaian agenda Indo Intertex & Inatex 2026 juga mencakup sesi seminar industri dan workshop bisnis lintas sektor. Aktivitas ini dirancang untuk memfasilitasi kolaborasi antar-pelaku usaha dan menarik investasi baru di sektor tekstil nasional.

Recommended