Dua Peserta Disabilitas Ikuti Seleksi UTBK SNBT di IPB University

Dua peserta penyandang disabilitas daksa mengikuti pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 di IPB University dengan dukungan penuh keluarga.

Dua pemuda penyandang disabilitas daksa, Muhammad Tegar Bimo Santoso dan Kevin Christian Rihandi, mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) di IPB University pada Selasa, 21 April 2026. Pelaksanaan ujian tersebut berjalan lancar dengan pendampingan langsung dari orang tua kedua peserta.

Dilansir dari Medcom, kedua peserta tersebut mengidap penyakit genetik distrofi muscular progressive (DMP) yang menyebabkan penurunan fungsi otot tubuh. Meski memiliki keterbatasan fisik, Bimo dan Kevin menunjukkan optimisme tinggi dalam mengerjakan soal ujian demi meraih kursi di perguruan tinggi impian mereka.

Mukmin, ayah dari Bimo, mendampingi putranya yang menargetkan diri untuk menjadi ahli di bidang pemasaran digital. Bimo sendiri memiliki catatan prestasi gemilang sebagai juara teknologi informasi (IT) disabilitas tingkat internasional yang diselenggarakan di Korea Selatan.

Keinginan Bimo untuk berkuliah di IPB University didorong oleh pengalaman kakaknya, M Ariek Dimas Santoso, yang merupakan alumni angkatan 50 kampus tersebut. Mukmin menyebutkan bahwa pihak kampus memiliki rekam jejak yang baik dalam mendukung mahasiswa berkebutuhan khusus.

"Dulu Ariek dikasih kursi roda elektrik loh sama Pak Herry (Rektor IPB periode 2007–2017)," ujar Mukmin, sebagaimana dilaporkan Medcom. Ia menambahkan bahwa semangat belajar Bimo murni berasal dari keinginan pribadi sang anak sebagai bekal masa depan.

Di sisi lain, Kevin Christian Rihandi datang mengikuti ujian dengan latar belakang pendidikan homeschooling entrepreneur. Peserta asal Cileungsi ini memilih program studi Management Property sebagai tujuan utamanya dalam seleksi tahun ini.

Ibu Kevin, Devi, menyatakan bahwa anaknya telah mempersiapkan diri dengan belajar secara rutin setiap hari. Ia berharap Kevin dapat diterima di jurusan yang diinginkan agar bisa mengembangkan potensi diri lebih lanjut di lingkungan akademik perguruan tinggi.

Recommended