Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) seringkali menjadi momen yang dinantikan untuk memperbarui perangkat smartphone. Bagi pengguna Android, HP flagship menjadi incaran karena menawarkan performa tinggi dan fitur kamera terbaik.
HP flagship adalah smartphone kelas premium dengan spesifikasi dan performa tertinggi dari sebuah merek. Perangkat ini umumnya ditenagai chipset terkencang, RAM besar, kamera unggulan, serta teknologi layar dan pengisian daya yang lebih canggih.
Salah satu tolak ukur untuk menilai kemampuan performa sebuah smartphone flagship adalah benchmark AnTuTu. Platform pengujian ini mengukur kinerja perangkat dari berbagai aspek, termasuk CPU, GPU, memori, dan pengalaman pengguna.
Dalam laporan terbaru AnTuTu untuk Februari 2026, smartphone Android dengan performa tertinggi didominasi oleh perangkat yang menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Berdasarkan pengujian AnTuTu Benchmark v10, iQoo 15 Ultra menduduki posisi pertama dengan skor rata-rata 4.208.894 poin. Perangkat ini memiliki konfigurasi RAM 16 GB dan penyimpanan 1 TB, serta ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Red Magic 11 Pro Plus menempati posisi kedua. Dikenal sebagai smartphone gaming, perangkat ini mencatat skor rata-rata 4.165.081 poin dengan dukungan RAM hingga 24 GB dan storage 1 TB, serta chipset yang sama.
Vivo X300 Pro Satellite Communication Edition berada di posisi ketiga. Menariknya, perangkat ini menjadi satu-satunya smartphone dalam daftar yang menggunakan chipset MediaTek Dimensity 9500, dengan skor benchmark 4.084.334 poin.
Berikut daftar lengkap smartphone Android dengan performa tertinggi menurut AnTuTu:
- iQoo 15 Ultra – 4.208.894 poin
- Red Magic 11 Pro Plus – 4.165.081 poin
- Vivo X300 Pro – 4.084.334 poin
- Realme GT 8 Pro – 4.049.826 poin
- iQoo 15 – 3.913.382 poin
- Honor Magic8 Pro – 3.893.423 poin
- Honor Magic8 – 3.860.209 poin
- OnePlus 15 – 3.839.169 poin
- Honor WIN – 3.828.160 poin
- Redmi K90 Pro Max – 3.789.514 poin
Hampir semua perangkat dalam daftar tersebut ditenagai oleh Snapdragon 8 Elite Gen 5, yang saat ini menjadi salah satu chipset terkuat di ekosistem Android flagship.
Perlu diperhatikan bahwa skor yang dirilis AnTuTu bukanlah nilai tertinggi yang pernah dicapai sebuah perangkat. Platform benchmark ini menggunakan rata-rata hasil pengujian selama satu bulan untuk setiap model smartphone.
Metode ini dianggap lebih mencerminkan performa perangkat dalam penggunaan sehari-hari, bukan sekadar hasil terbaik dari satu kali pengujian.
Meskipun skor benchmark sering dijadikan acuan untuk melihat kemampuan sebuah smartphone, pengalaman penggunaan sehari-hari tetap dipengaruhi faktor lain seperti optimasi sistem, manajemen suhu perangkat, serta efisiensi daya.