PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) menerima penghargaan sebagai Mitra Konektivitas Digital berbasis Satelit Terinovatif dalam ajang Apresiasi Konektivitas Digital 2026 yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, pada Jumat (17/4/2026). Penghargaan ini diberikan atas kontribusi nyata perusahaan dalam memperkuat akses informasi melalui teknologi satelit di berbagai wilayah Indonesia.
Ajang yang diselenggarakan oleh Bakti Komdigi bersama Detikcom tersebut menyoroti peran penting individu maupun institusi dalam meningkatkan literasi digital. Dilansir dari Detik iNET, PSN dinilai sukses menghadirkan terobosan layanan konektivitas melalui optimalisasi jaringan dan pengembangan model layanan yang adaptif.
Keberhasilan PSN Group dalam inovasi ini tidak hanya memperluas jangkauan layanan, tetapi juga meningkatkan keandalan serta keberlanjutan operasional telekomunikasi. Perusahaan dianggap mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat di daerah yang sulit dijangkau kabel serat optik konvensional.
Salah satu pencapaian besar perusahaan adalah pengoperasian Satelit Nusantara Lima (SNL) yang diluncurkan pada September 2025 lalu. Menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX, SNL memegang rekor sebagai satelit terbesar di Asia dengan total kapasitas mencapai 400 Gbps.
Proyek pengembangan satelit SNL tersebut melibatkan kolaborasi teknologi global bersama Boeing Satellite Systems dan Hughes Network Systems. Kapasitas besar yang dimiliki satelit ini ditujukan untuk memperkuat stabilitas jaringan internet di seluruh pelosok nusantara.
Selain pengembangan perangkat orbit, PSN tengah mematangkan rencana strategis untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat kekuatan orbit rendah (low-earth orbit) di garis khatulistiwa. Upaya ini mencakup rencana pembangunan bandar antariksa yang berlokasi di Biak, Papua.
Pembangunan fasilitas di Biak tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem antariksa nasional yang mandiri dan kompetitif di kancah internasional. Hingga saat ini, PSN terus melakukan ekspansi layanan untuk memenuhi target transformasi digital pemerintah Indonesia.