Qualcomm baru saja memperkenalkan Snapdragon Wear Elite Platform, sebuah platform Personal AI yang dirancang untuk mendorong inovasi di era perangkat wearable cerdas. Platform ini menjanjikan pengalaman komputasi pintar yang lebih personal dan selalu aktif.
Snapdragon Wear Elite diposisikan sebagai komponen penting dalam jaringan cerdas AI. Platform ini mendukung WearOS by Google, Android, dan Linux, menjadikannya platform wearable Personal AI pertama di dunia dengan cakupan yang luas.
Fitur utama dari platform ini adalah kemampuannya untuk menghadirkan Personal AI langsung di perangkat (edge). Hal ini memungkinkan interaksi dan insight yang dipersonalisasi pada berbagai bentuk perangkat, termasuk jam tangan, pin, dan pendant.
Integrasi Qualcomm Hexagon NPU memungkinkan platform ini untuk menjalankan model dengan miliaran parameter di edge. Selain itu, dipadukan dengan teknologi sensor fusion canggih, konektivitas, dan komputasi hemat daya.
Kemampuan on-device ini membuka peluang untuk pengalaman AI personal yang baru, seperti rekomendasi berbasis konteks, interaksi suara alami, life logging, serta agen AI yang dapat mengambil tindakan dan mengatur berbagai tugas atas nama pengguna.
Dari sisi performa, Snapdragon Wear Elite menawarkan peningkatan yang signifikan. Platform ini diklaim menghadirkan peningkatan performa CPU single-core hingga 5x dan GPU hingga 7x lebih cepat.
Efisiensi daya juga menjadi fokus utama. Platform ini mendukung daya tahan baterai hingga beberapa hari dan waktu penggunaan 30% lebih lama. Fitur rapid charging memungkinkan pengisian hingga 50% dalam waktu sekitar 10 menit.
Dalam hal konektivitas, platform ini menghadirkan arsitektur multi-mode pertama di kelasnya yang mengintegrasikan enam teknologi canggih: 5G RedCap, Micro-Power Wi-Fi (802.11ax), Bluetooth 6.0, UWB, GNSS, dan NB-NTN.
NB-NTN berfungsi untuk memperluas jangkauan konektivitas hingga ke jaringan satelit. Hal ini memungkinkan pengiriman pesan dua arah dan komunikasi penting saat jaringan seluler maupun Wi-Fi tidak tersedia, melalui kerja sama dengan mitra ekosistem termasuk Skylo.
Platform ini didukung oleh mitra global terkemuka, seperti Google melalui Wear OS, Motorola dengan konsep AI perceptive companion Project Maxwell, dan Samsung Electronics yang berencana mengintegrasikan Snapdragon Wear Elite ke dalam Galaxy Watch generasi berikutnya.
Perangkat komersial pertama yang ditenagai Snapdragon Wear Elite diperkirakan akan tersedia dalam beberapa bulan mendatang.