Sebuah pengalaman unik dalam bermain gim dibagikan oleh seorang YouTuber bernama Mongo TV. Ia menjadi viral setelah menampilkan Red Dead Redemption 2 (RDR 2) di PC dengan performa ekstrem rendah, yang dilaporkan hanya mencapai sekitar 4 frame per second (FPS).
Kondisi ini mengakibatkan jalannya gim menjadi sangat lambat, meskipun waktu dalam gim tetap berjalan normal. Akibatnya, progres permainan berlangsung jauh lebih lama daripada pengalaman bermain pada umumnya, seperti dilansir dari Medcom.
Mongo TV mengungkapkan bahwa ia membutuhkan waktu lebih dari 12 jam hanya untuk menyelesaikan misi pembuka di area pegunungan bersalju. Bagian ini, yang dikenal sebagai Chapter One: Colter, biasanya dapat diselesaikan dalam durasi sekitar 1,5 hingga 3 jam oleh para pemain lain.
Perlambatan yang dialami mencapai enam kali lipat dari rata-rata. Jika dihitung secara kasar, total waktu penyelesaian gim yang standar sekitar 70 hingga 80 jam bisa membengkak hingga ratusan jam dalam kondisi performa yang sangat rendah tersebut.
Fakta menariknya, perangkat yang digunakan oleh Mongo TV tidaklah ‘tidak layak’. Laptop tersebut dilengkapi dengan prosesor Intel Core i5-8300H dan unit pemrosesan grafis (GPU) Nvidia GeForce GTX 1050 Ti 4GB.
Berdasarkan analisis Tom’s Hardware, spesifikasi ini secara teoretis masih berada di atas persyaratan minimum resmi yang ditetapkan oleh Rockstar, yaitu CPU setara i5-2500K dan GPU GTX 770.
Hal ini memunculkan dugaan kuat bahwa performa buruk tersebut bukan semata-mata disebabkan oleh keterbatasan perangkat keras. Kemungkinan besar, masalahnya terletak pada konfigurasi yang kurang optimal.
Salah satu kemungkinan utama yang disoroti adalah penggunaan GPU terintegrasi Intel UHD Graphics 630 untuk menjalankan gim, alih-alih memanfaatkan GPU diskrit GTX 1050 Ti. Jika skenario ini benar, penurunan performa dapat terjadi secara drastis.
Selain itu, pengaturan grafis yang terlalu tinggi atau driver yang belum diperbarui juga dapat menjadi penyebab utama anjloknya frame rate hingga hanya 4 FPS.
Langkah-langkah optimalisasi sederhana, seperti menurunkan pengaturan grafis, memperbarui driver, atau menggunakan fitur auto-optimize dari Nvidia, seharusnya mampu meningkatkan performa secara signifikan. Kasus ini menjadi bukti nyata bahwa pengalaman bermain gim tidak hanya bergantung pada spesifikasi perangkat keras, tetapi juga pada konfigurasi sistem yang tepat. Perangkat kelas entry-level seperti GTX 1050 Ti, dengan pengaturan yang benar, masih dapat menjalankan RDR2 dengan performa yang lebih layak, meskipun tidak maksimal.