Permintaan terhadap ponsel pintar dengan harga di bawah Rp1 juta diprediksi tetap tinggi di pasar Indonesia pada Mei 2026. Segmen ini menjadi pilihan utama bagi pengguna yang memerlukan fungsi komunikasi dasar, media sosial, hingga aplikasi ringan dengan anggaran terbatas.
Minat yang stabil ini dipicu oleh terus meningkatnya harga perangkat seluler secara umum, sebagaimana dilansir dari Medcom. Sejumlah model dari merek seperti itel, Tecno, hingga Advan menjadi opsi yang dinilai masih relevan untuk penggunaan sehari-hari.
Tecno Spark Go 1 menjadi salah satu rekomendasi dengan spesifikasi RAM 2GB hingga 4GB dan penyimpanan internal 64GB. Perangkat ini mengandalkan baterai berkapasitas 5.000 mAh dan kamera utama antara 8MP hingga 13MP untuk menunjang aktivitas pengguna.
Opsi lainnya adalah itel A50 yang menggunakan chipset Unisoc T603 dengan kapasitas penyimpanan mencapai 128GB. Ponsel ini dibekali layar 6,6 inci beresolusi HD+ serta baterai 5.000 mAh yang memberikan daya tahan lebih lama di kelasnya.
Model terbaru lainnya, itel A90, hadir sebagai penerus dengan peningkatan minor pada kamera utama 13MP dan kamera depan 8MP. Sementara itu, brand Meizu turut bersaing melalui Meizu Mblu 21 yang menawarkan desain lebih modern dan RAM hingga 4GB.
Bagi penyuka produk lokal, Advan G5 Elite masih tersedia di pasaran dengan chipset Unisoc SC9832E dan RAM 3GB. Meski menjalankan sistem operasi Android 10, perangkat ini dinilai cukup untuk menjalankan aplikasi sederhana seperti WhatsApp atau penjelajahan web.
Terdapat pula model lama yang mengalami penurunan harga signifikan seperti vivo Y66. Perangkat ini menonjolkan kamera depan 16MP untuk kebutuhan swafoto, meski kapasitas baterainya hanya 3.000 mAh dan memerlukan pengecekan kompatibilitas aplikasi karena faktor usia perangkat.
Inoi A35 Adventure juga hadir menyasar pengguna yang memerlukan desain fisik lebih tangguh. Spesifikasinya meliputi penyimpanan hingga 64GB dan baterai 5.000 mAh yang cocok untuk aktivitas luar ruangan dengan penggunaan aplikasi ringan.
Para calon pembeli disarankan untuk memeriksa dukungan pembaruan sistem operasi dan kecocokan aplikasi sebelum melakukan transaksi. Hal ini penting untuk memastikan perangkat tetap dapat berfungsi dengan baik di tengah perkembangan perangkat lunak yang semakin berat.