Satya Nadella Beri Kesaksian dalam Sidang Gugatan Elon Musk

CEO Microsoft Satya Nadella bersaksi dalam sidang gugatan Elon Musk terhadap OpenAI terkait investasi dan transparansi pemecatan Sam Altman.

CEO Microsoft Satya Nadella memberikan kesaksian resmi di pengadilan pada Selasa (12/5/2026) terkait gugatan hukum yang dilayangkan Elon Musk terhadap OpenAI. Nadella dicecar pertanyaan mengenai sejarah kemitraan Microsoft dengan laboratorium kecerdasan buatan tersebut serta konflik internal yang sempat mengguncang manajemen perusahaan.

Dilansir dari Detik iNET, keterlibatan Microsoft sebagai pendukung utama OpenAI telah dimulai sejak 2019 dengan total investasi mencapai lebih dari USD 13 miliar. Nadella menegaskan bahwa langkah investasi tersebut diambil saat perusahaan lain masih enggan memberikan dukungan pada entitas yang saat itu masih berupa laboratorium baru.

Elon Musk sebelumnya menggugat OpenAI, Sam Altman, dan Greg Brockman atas tuduhan pengingkaran janji terkait struktur nirlaba perusahaan. Musk menganggap kucuran dana USD 10 miliar dari Microsoft pada tahun 2023 menjadi bukti bahwa OpenAI telah melenceng dari misi awalnya demi keuntungan komersial.

Dalam kesaksiannya, Nadella mengonfirmasi bahwa hubungan kedua perusahaan memang memiliki aspek komersial dan bukan sekadar donasi. Microsoft memberikan potongan harga signifikan untuk penggunaan sumber daya komputasi dengan harapan mendapatkan keuntungan finansial dan teknologi di masa depan.

Persidangan juga menyoroti insiden pemecatan Sam Altman dari posisi CEO OpenAI pada November 2023 yang memicu kekacauan manajemen. Nadella mengaku terkejut dengan keputusan mendadak dewan direksi saat itu yang mengklaim adanya masalah komunikasi dengan Altman.

Upaya Nadella untuk mendapatkan penjelasan mendalam mengenai alasan pemecatan tersebut tidak membuahkan hasil yang memuaskan dari pihak dewan direksi. Ia menilai proses pengambilan keputusan internal di OpenAI saat itu berlangsung tidak profesional.

"Setiap kali saya bertanya secara spesifik mengapa Sam dipecat, dewan direksi tidak pernah memberikan saya jawaban yang spesifik," kata Satya Nadella, CEO Microsoft. Ia kemudian menambahkan bahwa tindakan dewan direksi tersebut dinilai sangat amatir dalam mengelola organisasi berskala besar.

Kesaksian Nadella ini menyusul kehadiran Elon Musk di kursi saksi pada pekan sebelumnya dalam rangkaian persidangan yang masih terus bergulir. Fokus utama pengadilan saat ini adalah menentukan apakah OpenAI telah melanggar kontrak hukum terkait status nirlaba mereka akibat intervensi komersial Microsoft.

Recommended