Produsen perangkat audio Sennheiser secara resmi memperkenalkan headphone terbaru HD 480 Pro yang dirancang khusus untuk kebutuhan studio profesional pada Kamis (23/4/2026). Perangkat bertipe closed-back ini mengunggulkan akurasi frekuensi rendah serta kenyamanan penggunaan durasi panjang.
Dilansir dari Detik iNET, produk ini dikembangkan untuk mengatasi kendala presisi reproduksi bass yang sering ditemukan pada desain headphone tertutup. Pihak pabrikan mengklaim perangkat ini mampu menghasilkan suara low-end yang natural agar hasil audio tetap konsisten saat diputar di berbagai sistem suara.
"Dibandingkan headphone closed-back lainnya, bass yang dihasilkan lebih solid dan reproduksi low-end terasa realistis," ujar Jimmy R. Landry, Category Market Manager Music Industry di Sennheiser.
Aspek ergonomis menjadi nilai jual utama melalui desain tanpa titik tekanan berlebih sehingga nyaman bagi pengguna berkacamata. Headphone ini ditujukan bagi produser, musisi, hingga konten kreator yang memerlukan pemantauan audio mendalam tanpa gangguan suara lingkungan sekitar.
Secara teknis, HD 480 Pro menggunakan driver dinamis 38 mm dengan rentang frekuensi antara 3 Hz hingga 28.700 Hz. Perangkat ini memiliki impedansi sebesar 130 ohm dan mampu mencapai tingkat tekanan suara maksimal hingga 130 dB.
Fitur tambahan mencakup Vibration Attenuation System untuk meminimalisir distorsi sinyal serta kabel fleksibel yang dapat dilepas-pasang di sisi kanan atau kiri. Bobot perangkat ini tercatat cukup ringan untuk kelasnya, yakni sekitar 272 gram tanpa kabel.
Sennheiser memasarkan HD 480 Pro dengan harga sekitar Rp 8 juta untuk versi standar. Sementara itu, varian HD 480 Pro Plus yang dilengkapi tambahan tas penyimpanan (travel case) dijual dengan harga kisaran Rp 9 juta.