Travel content creator Andy Garcia membagikan tren pergeseran alat produksi konten dari kamera mirrorless ke smartphone flagship dalam acara Galaxy S26 Series #You&AI Workshop di Hanoi, Vietnam, pada Rabu, 6 Mei 2026.
Andy mengungkapkan bahwa mobilitas tinggi menjadi alasan utama para kreator kini lebih memilih perangkat yang praktis untuk merekam momen perjalanan. Berdasarkan laporan Detik iNET, penggunaan peralatan berat seperti lensa besar dan tripod sering kali membuat proses produksi menjadi melelahkan dan mengalihkan fokus dari esensi perjalanan itu sendiri.
"Kadang yang diingat dari traveling bukan momennya, tapi capeknya bawa alat," ujar Andy Garcia, Travel Content Creator. Ia juga menyebutkan risiko kehilangan alat menjadi lebih tinggi karena penggunaan gear profesional yang mencolok cenderung menarik perhatian yang tidak diinginkan.
Selain faktor kenyamanan, perubahan selera audiens di media sosial turut memengaruhi keputusan tersebut. Penonton saat ini lebih menyukai konten yang terasa autentik, natural, dan apa adanya dibandingkan dengan produksi visual yang terlalu dipoles layaknya iklan profesional.
Format video pendek pada platform media sosial membuat penceritaan yang dekat dengan keseharian menjadi lebih efektif menarik perhatian publik. Dilansir dari Detik iNET, keunggulan teknologi seperti fitur Log Video pada Galaxy S26 Ultra kini memungkinkan fleksibilitas color grading yang setara dengan kamera profesional.
Spesifikasi teknis pada perangkat terbaru tersebut juga mencakup aperture f/1.4 yang mendukung pengambilan gambar dalam kondisi minim cahaya secara optimal. Pengguna dapat menghasilkan foto dengan gangguan visual atau noise yang lebih rendah meski melakukan pengeditan pada bagian bayangan.
Integrasi teknologi kecerdasan buatan melalui fitur Photo Assist dan Generative Edit semakin mempermudah alur kerja penyuntingan tanpa bantuan perangkat lunak tambahan. Melalui instruksi teks sederhana, kreator dapat memanipulasi elemen visual dalam foto secara cepat di dalam satu perangkat ponsel.