Ketua Pengurus Yayasan PPM yang baru, Drs. Sofyan Rezanova, M.M., memaparkan visi strategis untuk membawa PPM Manajemen sebagai institusi terkemuka di Asia Tenggara pada Senin (4/5/2026). Target ambisius tersebut ditekankan melalui penguatan integritas organisasi dan adaptasi teknologi digital di Jakarta.
Dilansir dari Medcom, Sofyan menegaskan bahwa pertumbuhan lembaga tidak boleh hanya berfokus pada ekspansi bisnis semata. Menurutnya, fondasi yang kokoh harus berlandaskan pada nilai-nilai internal yang kuat agar tidak goyah oleh tekanan persaingan global yang semakin kompetitif.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama dalam masa kepemimpinannya. Sofyan bertekad menciptakan lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan bebas dari suasana toksik guna mendukung produktivitas seluruh personel di dalam organisasi tersebut.
"Saya ingin PPM Manajemen dapat menjadi rumah kedua bagi insannya. Tempat di mana setiap individu merasa dihargai, memiliki ruang untuk berkembang, dan berkontribusi secara optimal," kata Sofyan Rezanova, Ketua Pengurus Yayasan PPM.
Transformasi menuju daya saing global akan dilakukan melalui konsistensi mutu dan keberanian melakukan inovasi berkelanjutan. Penerapan teknologi digital akan diintegrasikan ke seluruh lini layanan untuk memastikan efisiensi dan relevansi lembaga di tingkat internasional.
Selain aspek bisnis, keberhasilan PPM Manajemen juga diukur melalui kontribusi nyata terhadap masyarakat luas. Sofyan menilai peran lembaga ini sangat strategis dalam meningkatkan kualitas SDM nasional melalui praktik manajemen yang unggul dan berdampak sosial.
Strategi jangka panjang ini diharapkan dapat memperkuat posisi PPM Manajemen baik di kancah nasional maupun regional. Fokus saat ini tertuju pada penguatan disiplin eksekusi strategi demi mencapai target menjadi pemain utama di pasar Asia Tenggara.