Sony dilaporkan mulai mengubah strategi distribusi game PlayStation, dengan kembali menekankan eksklusivitas konsol. Langkah ini ditandai dengan potensi pengurangan porting game PlayStation ke PC.
Dalam industri game, porting adalah proses adaptasi game yang awalnya eksklusif untuk satu platform (seperti PlayStation) agar dapat dimainkan di platform lain, seperti PC atau konsol lain.
Beberapa tahun belakangan, Sony cukup aktif merilis game PlayStation ke PC setelah periode eksklusivitas di konsol. Namun, laporan terbaru mengindikasikan perusahaan meninjau ulang pendekatan ini.
Menurut laporan dari IGN, Sony mulai kembali menekankan strategi game eksklusif untuk konsol PlayStation, terutama untuk game single-player. Artinya, beberapa judul game mendatang kemungkinan besar hanya akan tersedia di PlayStation 5 dan tidak akan segera dirilis di PC seperti sebelumnya.
Ghost of Yotei dan Saros disebut-sebut sebagai contoh game yang akan tetap eksklusif untuk PS5.
Perubahan strategi ini diduga berkaitan dengan kekhawatiran internal di Sony bahwa merilis game PlayStation di PC dapat memengaruhi penjualan konsol mereka. Kekhawatiran ini meliputi potensi penurunan daya tarik konsol PlayStation, baik PS5 maupun PS6 di masa depan.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa penjualan beberapa game PlayStation di PC tidak sekuat yang diharapkan.
Faktor lain yang dipertimbangkan adalah kemungkinan game PlayStation dapat dimainkan di konsol generasi berikutnya milik pesaing jika perangkat tersebut mampu menjalankan game PC.
Meski demikian, Sony tidak sepenuhnya meninggalkan PC. Perusahaan masih berencana merilis beberapa game live service secara multiplatform. Contohnya adalah Marathon, game shooter yang dikembangkan Bungie, yang akan hadir di PC, PS5, serta Xbox Series X dan S secara bersamaan. Game pertarungan Marvel Tokon juga disebut akan hadir di PC selain PlayStation.
Selain itu, beberapa game yang diterbitkan Sony namun dikembangkan oleh studio eksternal, seperti Death Stranding 2 dan Kena: Scars of Kosmora, juga dilaporkan akan tetap dirilis di PC.
Laporan tersebut tidak secara langsung menyebutkan nasib Marvel’s Wolverine, game eksklusif PS5 yang dijadwalkan rilis pada September mendatang. Namun, dengan perubahan strategi ini, kemungkinan kehadiran versi PC dalam waktu dekat menjadi kecil.
Dalam beberapa tahun terakhir, Sony memang mulai membawa game PlayStation ke PC, tetapi tidak sejauh Microsoft yang merilis game Xbox di PC secara bersamaan dengan versi konsol. Kini, Sony tampaknya kembali memperkuat identitas PlayStation sebagai rumah bagi game eksklusif untuk menjaga daya tarik konsol mereka di pasar.