Spotify Siapkan Fitur Personal Podcasts Berbasis Kecerdasan Buatan

Spotify bersiap meluncurkan fitur Personal Podcasts yang memungkinkan pengguna membuat konten audio otomatis hanya melalui prompt teks.

Spotify dilaporkan tengah mempersiapkan fitur baru bernama Personal Podcasts. Inovasi ini memungkinkan pengguna membuat podcast berbasis kecerdasan buatan (AI) hanya melalui instruksi atau prompt teks.

Langkah strategis ini diumumkan dalam agenda Investor Day perusahaan, seperti dilansir dari Medcom. Fitur tersebut dirancang untuk menghasilkan konten audio yang jauh lebih personal bagi para pendengarnya.

Melalui fitur ini, pengguna dapat meminta kecerdasan buatan menyusun episode podcast pendek mengenai berita harian, cuaca lokal, hingga jadwal acara. AI kemudian akan merangkai materi berdasarkan preferensi dan kebiasaan mendengarkan pengguna di platform tersebut.

Pemanfaatan teknologi ini tidak terbatas pada instruksi teks sederhana. Fitur Personal Podcasts juga mendukung penambahan konteks ekstra seperti tautan situs web dan dokumen PDF untuk diproses menjadi materi audio otomatis.

Akses fitur ini nantinya tersedia melalui tombol Create di aplikasi Spotify. Layanan ini akan diuji coba pertama kali untuk pelanggan Premium di Amerika Serikat menggunakan sistem kredit bulanan.

Pengguna dapat membeli tambahan kredit jika kuota bulanan untuk membuat podcast AI telah habis. Selain Personal Podcasts, Spotify juga menghadirkan kemampuan tanya jawab real-time bagi pelanggan Premium terkait episode yang sedang diputar.

Ekosistem Audio Digital dan Masa Depan Kreator

Sistem kecerdasan buatan tersebut siap membantu pengguna menemukan bagian tertentu dalam episode berdasarkan topik yang dicari. Kehadiran pembaruan ini mempertegas agresivitas Spotify dalam mengintegrasikan AI generatif, setelah sebelumnya meluncurkan AI Playlist dan AI DJ.

Kendati demikian, munculnya podcast berbasis kecerdasan buatan ini diperkirakan memicu perdebatan baru di industri kreatif. Sebagian pihak menilai teknologi ini membuka cara baru konsumsi informasi, sementara yang lain khawatir AI dapat menggeser peran kreator podcast manusia.

Recommended