Startup Global Kembali Produksi Ponsel dengan Keyboard Fisik

Sejumlah startup teknologi menghidupkan kembali tren ponsel keyboard fisik untuk menekan screen time dan meningkatkan produktivitas pengguna.

Sejumlah perusahaan rintisan teknologi global seperti Clicks Technology dan Unihertz resmi menghidupkan kembali tren ponsel dengan keyboard fisik pada Mei 2026. Langkah ini diambil guna memenuhi permintaan ceruk pasar yang menginginkan perangkat dengan fungsionalitas lebih terencana.

Kembalinya tombol fisik ini menandai pergeseran dari dominasi layar sentuh yang dimulai sejak peluncuran iPhone tahun 2007. Dilansir dari Detik iNET, fenomena ini didorong oleh antusiasme komunitas yang masih setia menggunakan perangkat bergaya lama meski produksi hardware BlackBerry telah dihentikan total.

Jeff Gadway, salah satu pendiri sekaligus Chief Marketing Officer Clicks Technology, mengungkapkan bahwa sekitar 45 persen basis pelanggannya justru berasal dari generasi yang belum pernah menggunakan ponsel berkeyboard. Kelompok ini memandang tombol fisik sebagai metode baru dalam berinteraksi dengan gawai mereka.

"Mereka melihatnya bukan ajang nostalgia, melainkan sebagai cara yang sama sekali baru dan lebih terencana untuk menggunakan ponsel," ujar Jeff Gadway, Chief Marketing Officer Clicks Technology. Perusahaan tersebut melaporkan telah melampaui target pra-pemesanan enam bulan hanya dalam waktu 30 hari.

Penggunaan keyboard fisik diklaim efektif dalam mengurangi durasi screen time dan mencegah kebiasaan doomscrolling di media sosial. Hambatan taktil saat mengetik mendorong pengguna untuk lebih fokus pada fungsi pesan dan tugas inti daripada terhanyut dalam berbagai aplikasi hiburan.

Selain faktor produktivitas, perangkat ini menawarkan fitur yang mulai langka pada ponsel modern seperti jack headphone 3,5 mm dan memori yang dapat diperluas. Fitur aksesibilitas juga menjadi daya tarik bagi pengguna dengan gangguan penglihatan atau masalah kontrol motorik yang kesulitan mengetik di layar kaca.

Data dari kampanye Kickstarter menunjukkan minat publik tetap tinggi terhadap kategori ini, di mana Unihertz berhasil mengumpulkan dana lebih dari 4,8 juta dolar AS per 8 Mei 2026. Angka tersebut diperoleh dari kontribusi lebih dari 8.200 pendukung menjelang penutupan kampanye pada 13 Mei mendatang.

Pasar ceruk ini diprediksi akan semakin ramai dengan kehadiran pemain baru seperti Zinwa Technologies dan iKKO yang juga merilis perangkat serupa tahun ini. Namun, para produsen kini menghadapi tantangan kenaikan harga komponen akibat tingginya permintaan infrastruktur kecerdasan buatan global.

Recommended