Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memberikan kepastian bahwa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional berada dalam kondisi aman menjelang arus balik Lebaran 2026.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Ketersediaan stok BBM nasional, baik yang disubsidi maupun nonsubsidi, berada pada tingkat yang sangat memadai.
Anggota Komite BPH Migas, Fathul Nugroho, menyampaikan bahwa stok BBM nasional dalam kondisi sangat aman menjelang arus balik Lebaran 2026.
Fathul juga menyarankan agar para pemudik memanfaatkan layanan Pertamina Delivery Service (PDS) 135 apabila membutuhkan BBM darurat selama perjalanan.
Berdasarkan data per 22 Maret 2026, Fathul menjelaskan bahwa ketahanan stok BBM nasional sangat memadai, baik untuk BBM subsidi maupun nonsubsidi.
"Penyaluran dari Terminal BBM Pertamina ke berbagai SPBU berjalan lancar tanpa kendala, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik," ucapnya.
Pengawasan terhadap kualitas BBM juga terus dilakukan secara rutin dan hasilnya selalu memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah.