Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan 16 tahapan resmi pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online Tahun 2026 untuk jenjang SMA dan SMK Negeri pada Kamis, 23 April 2026. Seluruh proses seleksi dilakukan secara daring guna memfasilitasi calon peserta didik di wilayah DIY.
Dilansir dari Medcom, rangkaian pendaftaran ini akan dimulai dengan proses Tes Konten Akademik Dasar (TKAD) pada awal Mei 2026. Calon murid serta orang tua diimbau untuk memantau jadwal secara ketat melalui laman resmi spmb.jogjaprov.go.id agar tidak melewatkan satu pun proses verifikasi.
Sistem SPMB merupakan prosedur resmi pemerintah daerah untuk menyaring calon siswa baru di sekolah negeri secara transparan. Disdikpora DIY membagi proses pendaftaran menjadi beberapa kategori jalur, termasuk jalur afirmasi, mutasi, prestasi, dan zonasi radius.
"Yuk simak dan pahami alur lengkap Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 agar tidak ketinggalan setiap tahapannya," tulis informasi di akun Instagram resmi @disdikporadiy.
Pendaftaran dan pelaksanaan tes TKAD dijadwalkan berlangsung pada 4 hingga 26 Mei 2026. Selanjutnya, proses verifikasi dokumen kependudukan, status afirmasi, hingga penambahan nilai prestasi akan dilakukan sepanjang bulan Juni sebelum memasuki tahap pendaftaran reguler.
| Kegiatan | Tanggal Pelaksanaan |
|---|---|
| Pendaftaran TKAD | 4–12 Mei 2026 |
| Pelaksanaan Tes TKAD | 25–26 Mei 2026 |
| Cek NIK dan Data Rapor | 18–29 Mei 2026 |
| Verifikasi Jalur Afirmasi/Mutasi/Prestasi | 2–5 Juni 2026 |
| Ajuan Akun dan Aktivasi PIN | 11–17 Juni 2026 |
| Pendaftaran Reguler (Radius/Afirmasi/Prestasi) | 22–23 Juni 2026 |
| Pendaftaran Jalur Domisili Wilayah | 24–25 Juni 2026 |
| Pengumuman Hasil Seleksi | 26 Juni 2026 |
| Daftar Ulang Murid Utama | 29 Juni–1 Juli 2026 |
Disdikpora DIY memberikan penegasan bahwa akurasi data yang dimasukkan ke dalam sistem sepenuhnya menjadi tanggung jawab pendaftar. Kesalahan input data atau keterlambatan unggah dokumen dapat memengaruhi kelulusan calon murid dalam seleksi tersebut.
Bagi calon siswa yang tidak lolos pada seleksi utama, pemerintah menyediakan tahapan seleksi calon murid cadangan. Proses seleksi cadangan dijadwalkan berlangsung secara online pada 6 hingga 7 Juli 2026 melalui portal yang sama.