PT Telkom Indonesia melalui anak usahanya, PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), secara resmi mengoperasikan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Pukpuk-1 yang menghubungkan wilayah Indonesia dengan Papua Nugini pada Jumat (8/5/2026).
Peresmian infrastruktur lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik ini berlangsung di Telkom Witel Jayapura, Papua, dengan dihadiri oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo serta jajaran direksi TelkomGroup.
Dilansir dari Detik iNET, proyek strategis ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan infrastruktur digital di kawasan timur Indonesia sekaligus membuka koridor konektivitas baru menuju ekosistem global di wilayah Asia-Pasifik.
Sistem kabel laut ini membentang sepanjang 850 kilometer, yang mencakup jalur Jayapura hingga perbatasan Indonesia sejauh 30 kilometer, dilanjutkan menuju Vanimo sepanjang 50 kilometer, dan berakhir di Madang sepanjang 770 kilometer.
Pembangunan fisik proyek Pukpuk-1 telah berlangsung sejak tahun 2016 hingga 2022, namun operasional resminya baru dimulai secara menyeluruh pada April 2026 sebagai jembatan digital antarnegara tetangga.
"Melalui Pukpuk, TelkomGroup tidak hanya memperkuat infrastruktur digital di Papua, tetapi juga menegaskan bahwa Indonesia Timur merupakan bagian integral dari ekosistem konektivitas global," kata Dian Siswarini, Direktur Utama Telkom.
Dian menambahkan bahwa inisiatif ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan digital dan memastikan seluruh wilayah Indonesia memiliki akses yang setara terhadap peluang kolaborasi regional maupun internasional.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, menekankan bahwa pemerataan konektivitas merupakan prioritas nasional demi mewujudkan pembangunan ekonomi digital yang inklusif di Kawasan Timur Indonesia.
Landing station di Jayapura kini berfungsi sebagai gerbang utama menuju jaringan Kumul di Papua Nugini, yang menyalurkan kapasitas data ke berbagai provinsi hingga ke wilayah Vanimo dan Port Moresby.
Sinergi antara Telin dan PNG DataCo juga diperkuat melalui penandatanganan kesepakatan komersial untuk memperluas integrasi jaringan yang menghubungkan jalur Manado hingga Los Angeles melalui kabel SEA-US.
Dengan beroperasinya Pukpuk-1, Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas mandiri yang menjamin keberlangsungan layanan telekomunikasi tetap optimal meskipun terjadi gangguan pada salah satu jalur utama.
CEO PNG DataCo Paul Komboi menyatakan bahwa proyek ini merupakan hasil kemitraan strategis selama hampir satu dekade yang menjadi fondasi utama bagi transformasi digital di kedua negara.