Tiga Investor Baru Kembangkan IKN dengan Investasi Rp 1,27 Triliun

Otorita IKN teken perjanjian dengan tiga investor baru senilai Rp 1,27 triliun untuk pengembangan hunian dan fasilitas penunjang.

Tiga investor baru menyatakan komitmennya untuk mengembangkan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Otorita IKN baru saja menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment, dan PT Oceans Resto Nusantara, dengan total nilai investasi diperkirakan mencapai Rp 1,27 triliun.

Kerja sama ini meliputi pembangunan berbagai fasilitas pendukung dan hunian, termasuk apartemen, perkantoran, restoran, kafetaria, dan pusat olahraga.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan para investor yang terus menunjukkan komitmennya dalam berinvestasi dan berkontribusi pada pembangunan ekosistem perkotaan di IKN.

"Saya berterima kasih atas kepercayaan dari bapak ibu sekalian, untuk membangun investasi di IKN. Kami sampaikan, bahwa disini kami masih membutuhkan sektor perhotelan, termasuk logistik atau restoran," kata Basuki dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026).

Basuki menambahkan bahwa IKN akan semakin ramai dengan berbagai pengembangan penting, seperti pembangunan kawasan yudikatif dan legislatif.

"Apalagi, dengan adanya SMA Taruna Nusantara yang akan beroperasi tahun ini. Kalau sudah melihat, mulai dibangun juga kawasan yudikatif dan legislatif. Jadi, ini akan menjadi crowd kita melalui ekosistem perkotaan yang akan bertambah sampai dengan tahun 2028," sebut Basuki.

Selain itu, Otorita IKN juga menandatangani adendum perjanjian kerja sama dengan PT Balikpapan Ready Mix dan PT Citadel Group Indonesia sebagai tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 185/PUU-XXII/2024.

Otorita IKN menyatakan komitmennya untuk terus mendukung kemudahan berusaha dan mempercepat proses perizinan bagi investor di kawasan Nusantara. Basuki menilai bahwa saat ini adalah waktu yang tepat bagi pelaku usaha untuk menjajaki peluang bisnis di IKN.

"Kami akan mendukung apapun yang dibutuhkan. Tidak perlu takut terkait proses perizinan, apalagi izin mendirikan bangunan. Insyaallah, akan kami dukung, termasuk memberikan proses percepatan perizinan bagi bapak ibu sekalian yang melakukan investasi disini (Ibu Kota Nusantara). Ini adalah waktu yang terbaik untuk melakukan investasi di Nusantara," pungkas Basuki.

Salah satu investor, PT Starbright International Investment, yang berafiliasi dengan Zhongda Jiancheng Engineering Management Group Co., Ltd., berencana membangun apartemen suite, restoran, ritel, dan kawasan perkantoran. Pembangunan dijadwalkan dimulai pada kuartal II tahun 2027.

PT Hauptstadt Indonesia Borneo akan membangun kafe unik bergaya pesawat terbang dengan konsep lounge and mini sport, yang rencananya dimulai pada kuartal III-2026. Sementara itu, PT Oceans Resto Nusantara, restoran seafood terkemuka dari Balikpapan, akan memulai perencanaan pembangunan restoran pada kuartal II-2026.

Lu Keming, Direktur Utama PT Starbright International Investment, menyambut baik kerja sama ini dan meyakini prospek investasi di IKN.

"Sebagai Presiden pendiri Kamar Dagang untuk Hainan, kami akan secara aktif mempromosikan proyek investasi di Ibu Kota Nusantara untuk menarik lebih banyak investor dan memulai bisnis disini. Kami bersyukur dan merasa terhormat mendapat kesempatan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara. Kami optimis dengan adanya Ibu Kota Nusantara ini, yang akan menjadi kota terindah di dunia," ujar Lu Keming.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi indikasi positif bagi kalangan bisnis bahwa IKN adalah destinasi investasi yang menjanjikan, didukung oleh komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan optimal, proses yang transparan, dan kepastian hukum yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Recommended