Tim Cook Bantah Isu Pensiun dari Apple

Tim Cook membantah rumor pensiun dari Apple. Ia mengaku mencintai pekerjaannya dan tak bisa membayangkan hidup tanpa Apple.

Kabar mengenai rencana pensiun Tim Cook dari posisinya sebagai CEO Apple telah beredar selama setahun terakhir. Menanggapi hal ini, Cook dengan tegas membantah spekulasi tersebut saat perayaan ulang tahun ke-50 Apple.

Dalam wawancaranya di program televisi 'Good Morning America', Cook menepis semua spekulasi terkait masa depannya di Apple. Ia menyebut isu pensiun tersebut hanyalah rumor belaka.

"Tidak, saya tidak mengatakan itu. Saya belum pernah mengatakan itu. Saya sangat mencintai pekerjaan saya. 28 tahun yang lalu, saya bergabung dengan Apple, dan saya mencintai hari-hari saya sejak saat itu," kata Cook, seperti dikutip dari CNBC, Kamis (19/3/2026).

Cook menambahkan, "Kami mengalami pasang surut, tapi orang-orang yang bekerja dengan saya sangat luar biasa. Mereka membantu saya memberikan yang terbaik, dan semoga saya bisa membantu mereka memberikan yang terbaik. Dan Michael, saya tidak bisa membayangkan hidup tanpa Apple."

Bantahan Cook muncul setelah sejumlah eksekutif penting meninggalkan Apple. Pada Desember 2025, Apple kehilangan bos AI John Giannandrea, pengacara terbaiknya, serta seorang eksekutif dari divisi desain dalam kurun waktu satu minggu.

Selain itu, Johny Srouji, Senior Vice President Hardware Technology di Apple yang bertanggung jawab atas pengembangan chip, juga mengisyaratkan kemungkinan untuk meninggalkan perusahaan.

Kepergian para eksekutif ini menimbulkan pertanyaan tentang kesesuaian gaya kepemimpinan Cook dengan era kecerdasan buatan. Apple sendiri gagal memenuhi janjinya untuk merilis versi baru Siri pada tahun lalu, dan kemudian mengumumkan kerjasama dengan Google Gemini untuk mendukung fitur AI di iPhone.

Langkah ini menuai kritik dari sejumlah analis yang menilai bahwa Apple akan semakin bergantung pada pesaing utamanya. Salah satunya adalah analis Walter Piecyk dari LightShed Partners, yang memperingatkan bahwa Apple berpotensi menyerahkan masa depan AI-nya kepada Google.

"Pada dasarnya Anda menyerahkan AI kepada Google, sama seperti Anda menyerahkan penelusuran kepada Google," kata Piecyk kepada CNBC pada Desember 2025.

Piecyk berpendapat bahwa tahun 2026 adalah waktu yang ideal bagi Cook untuk menyerahkan jabatannya kepada penerusnya. Ia menilai saat ini saham Apple mendekati titik tertinggi dan siklus upgrade iPhone kembali menguat. Menurutnya, hal ini akan memungkinkan Cook untuk pergi dengan kesan yang baik dan menyerahkan transisi AI kepada penerus yang telah disiapkan.

Namun, Cook tidak menunjukkan adanya urgensi terkait transisi kepemimpinan. Ia menyebut teknologi AI sebagai sesuatu yang mendalam dan membela pendekatan Apple yang mengutamakan privasi.

"Kami melakukan sebanyak mungkin pemrosesan on-device. Dan data di perangkat sudah dienkripsi, yang artinya Apple tidak bisa mengaksesnya," ujar Cook.

Cook melanjutkan, "Dan ketika kami tidak bisa menjawab pertanyaan di perangkat Anda, kami mengirimnya ke sesuatu yang disebut Private Cloud Compute, yang pada dasarnya, adalah perangkat besar di langit yang memiliki keamanan dan arsitektur yang sama seperti ponsel Anda."

Recommended