Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMP telah dimulai sejak 6 April 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 16 April 2026. Meskipun demikian, waktu yang tersisa masih dapat dimanfaatkan oleh siswa kelas 9 untuk mengintensifkan persiapan, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Materi TKA Bahasa Indonesia SMP cukup beragam, mencakup pemahaman isi teks bacaan, pengenalan kosakata, hingga kemampuan membedakan teks informasi dan teks fiksi. Sebelum mendalami contoh soal, penting untuk memahami esensi dan tujuan penyelenggaraan TKA.
Dikutip dari Medcom, TKA adalah inisiatif yang lahir dari kebutuhan mendesak akan adanya sistem pelaporan capaian akademik siswa secara individu yang terstandar di tingkat nasional, demikian dilansir dari laman Pusmendik Kemendikdasmen. Absennya sistem serupa dalam beberapa tahun terakhir telah menciptakan sejumlah tantangan, terutama saat membandingkan hasil belajar siswa dari berbagai sekolah, seperti dalam proses seleksi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Metode seleksi yang sebelumnya hanya mengandalkan nilai rapor dinilai kurang objektif. Hal ini disebabkan oleh variasi standar penilaian antar satuan pendidikan. TKA hadir sebagai solusi, menawarkan tolok ukur penilaian yang seragam, adil, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, TKA juga memiliki tujuan penting lainnya. Tidak hanya menyediakan data capaian akademik yang terstandar untuk keperluan seleksi, TKA juga dirancang untuk memastikan siswa dari jalur pendidikan nonformal dan informal memiliki akses ke penyetaraan hasil belajar. Kehadiran TKA diharapkan mendorong para pendidik untuk terus meningkatkan kualitas penilaian, serta memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai kekuatan dan kelemahan akademis mereka.
Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SMP
Setelah memahami lebih dekat mengenai TKA, berikut adalah beberapa contoh soal TKA Bahasa Indonesia SMP beserta pembahasannya yang dapat dijadikan latihan:
Bacaan untuk soal 1–2: Pantai Glagah dan Pantai Drini
Pantai Glagah di Kulon Progo menawarkan keunikan pasir hitam yang eksotis, dengan deburan ombak besar menciptakan harmoni alam yang memukau. Laguna di sisi timur menjadi pilihan wisata keluarga, dan akses menuju pantai ini cukup mudah. Fasilitas seperti area parkir dan warung makan tersedia memadai. Saat senja, Pantai Glagah memancarkan cahaya jingga yang memukau, namun pengunjung tidak disarankan berenang karena ombaknya yang ganas. Sayangnya, beberapa sudut pantai terlihat kurang terawat dengan adanya sampah.
Pantai Drini di Gunung Kidul adalah destinasi tersembunyi dengan pasir putih lembut dan air laut yang jernih. Keunikannya terletak pada pulau karang kecil yang membelah pantai menjadi dua sisi: satu berombak tenang, sisi lain agak liar. Pengunjung dapat berjalan kaki menuju pulau karang saat air surut, dan pemandangan dari atas pulau sangat indah, terutama saat golden hour. Fasilitas di sini juga memadai, mencakup warung makan, parkiran luas, dan tempat bersantai.
Daftar Istilah: Hidden gem (tempat indah belum banyak diketahui), Bucket list (daftar hal yang ingin dilakukan), Golden hour (waktu matahari terbit/senja dengan cahaya keemasan), Vibes (suasana/perasaan), Estetis (indah).
Soal 1: Kosakata yang menggambarkan keserasian suara deburan alam pada teks ulasan ke-1 ditunjukkan pada frasa ….
Jawaban: Harmoni alam. Frasa ini secara langsung menggambarkan keserasian suara deburan ombak di Pantai Glagah.
Soal 2: Apa saja perbedaan informasi yang ada pada kedua teks tersebut? Pilihlah jawaban yang benar! (Jawaban benar lebih dari satu)
A. Kemudahan akses. B. Fasilitas yang tersedia. C. Tempat untuk berfoto. D. Keindahan saat senja.
Pembahasan: Teks 1 (Pantai Glagah) membahas kemudahan akses dari pusat kota, sementara teks 2 (Pantai Drini) tidak menyebutkannya. Teks 2 menyebut pulau karang sebagai spot foto saat golden hour, yang tidak dibahas di teks 1.
Bacaan untuk soal 3: Puisi "Perempuan-perempuan"
Puisi ini menggambarkan perempuan-perempuan yang membawa bakul di pagi buta, datang dari bukit-bukit desa menuju stasiun kereta. Mereka berkendara di atas roda baja, berlomba dengan surya menuju gerbang kota untuk merebut hidup di pasar-pasar kota. Mereka adalah ibu-ibu perkasa, akar-akar yang melata dari tanah perbukitan turun ke kota, mewujudkan cinta kasih yang bergerak menghidupi desa demi desa.
Soal 3: Tema utama puisi tersebut adalah:
A. Kegigihan dan perjuangan perempuan dalam bekerja. B. Keuletan dan pencapaian seseorang dalam bekerja. C. Aktivitas dan keseharian perempuan yang bekerja di pasar. D. Tanggung jawab dan kewajiban perempuan pada keluarga.
Jawaban: A. Frasa "merebut hidup" mencerminkan semangat berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan hidup, bukan sekadar aktivitas sehari-hari, yang paling tepat menggambarkan perjuangan para perempuan dalam puisi tersebut.
Bacaan untuk soal 4–5: Flora dan Fauna Unik – Babirusa
Indonesia kaya akan flora dan fauna unik, salah satunya babirusa yang hanya ditemukan di Pulau Sulawesi dan sekitarnya. Hewan ini adalah babi liar yang hidup di hutan tropis, sering dijumpai di sekitar sungai, rawa, dan kubangan air. Babirusa menghuni hutan hujan dataran rendah di daerah seperti Togean, Sulu, dan Buru. Makanannya meliputi buah-buahan, umbi-umbian seperti kilo dan tunas globa, rebung, serta rumput dan daun. Terkadang, mereka juga mencari ulat atau cacing di lubang pohon yang busuk.
Babirusa jantan memiliki ciri khas dua taring besar yang menembus kulit moncongnya, melengkung ke belakang hingga di depan mata, dengan panjang mencapai 30 cm. Taring betina jauh lebih pendek, bahkan ada yang tidak menonjol. Tubuhnya hampir tidak berambut, hanya tumbuh di sepanjang tulang belakang dan ujung ekor. Kulit mereka tebal, keras, kasar, dengan keriput di sekitar wajah, telinga, dan leher. Babirusa sering mengeluarkan suara khas "Suiirii… suuuuuiiiirii." Hewan ini termasuk terancam punah akibat perburuan dan alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian.
Soal 4: Apa jenis umbi-umbian yang menjadi makanan babirusa? Klik pada setiap pilihan jawaban benar! (Jawaban benar lebih dari satu)
Jawaban: Kilo dan Tunas globa. Berdasarkan teks, ini adalah jenis umbi-umbian yang dimakan babirusa.
Soal 5: Babirusa adalah hewan unik yang ditemukan di Pulau Sulawesi. Pernyataan mana yang mendukung kalimat tersebut? Klik pada pilihan benar atau salah untuk setiap pernyataan!
- Babirusa betina di Pulau Sulawesi memiliki taring seperti babirusa jantan.
- Babirusa hidup di hutan hujan dataran rendah di Pulau Sulawesi.
- Babirusa di Pulau Sulawesi memiliki suara yang sangat khas.
Pembahasan: Pernyataan (1) salah, karena babirusa betina memiliki taring yang jauh lebih pendek dari jantan. Pernyataan (2) dan (3) benar, sebab teks secara eksplisit menyebutkan habitat babirusa di hutan hujan dataran rendah Sulawesi serta suara khasnya.
Cara Ikut Simulasi dan Jadwal Pelaksanaan TKA SMP 2026
Untuk mempersiapkan diri secara optimal, siswa dapat mengikuti simulasi TKA yang disediakan pemerintah. Selain itu, penting juga untuk mengetahui jadwal pelaksanaannya.
| Kegiatan | Tanggal |
|---|---|
| Pendaftaran | 19 Januari-28 Februari 2026 |
| Simulasi SMP | 23 Februari-1 Maret 2026 |
| Gladi Bersih | 9-17 Maret 2026 |
| Pelaksanaan Utama SMP | 6-16 April 2026 |
| Pelaksanaan Susulan | 11-17 Mei 2026 |
| Pengolahan Hasil | 18-23 Mei 2026 |
| Pengumuman Hasil | 24 Mei 2026 |
TKA berlangsung selama dua hari. Hari pertama mencakup 10 menit latihan, 75 menit mengerjakan 30 soal Matematika dan Numerasi, serta 20 menit survei karakter. Hari kedua terdiri dari 10 menit latihan, 75 menit mengerjakan 30 soal Bahasa Indonesia literasi, dan 20 menit survei sulingjar.
Kemendikdasmen menekankan bahwa kunci sukses TKA bukan hanya kepintaran, melainkan juga ketelitian. Membaca setiap soal dengan saksama dan memahami artinya menjadi langkah krusial sebelum menentukan jawaban. Informasi lebih lanjut mengenai TKA 2026 dapat diakses melalui laman resmi tka.kemendikdasmen.go.id, sedangkan soal simulasi lebih lengkap tersedia di laman Pusmendik Kemdikbud.