Transjakarta Rencanakan Tarif Rp1 saat Ramadan & Lebaran 2026

Transjakarta berencana menerapkan tarif Rp1 saat Ramadan dan Lebaran 2026 sebagai bagian dari sistem pembayaran. Kepastian tanggal menunggu Dishub DKI.

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) berencana untuk memberikan layanan transportasi publik secara gratis selama beberapa hari dalam rangka menyambut Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Dalam rencana ini, penumpang kemungkinan hanya akan dikenakan tarif Rp1 sebagai bagian dari mekanisme sistem pembayaran.

Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menyediakan layanan transportasi yang lebih terjangkau, khususnya pada momen hari besar keagamaan.

"Jadi, tinggal tunggu pengumuman, apakah berapa hari, tanggal berapa, nanti kita lihat. Ini sudah disampaikan Gubernur DKI Jakarta dan diulang pada beberapa 'doorstop' (wawancara cegat pintu), akan digratiskan (biaya layanan Transjakarta)," kata Welfizon Yuza dikutip dari Antara.

Welfizon menambahkan bahwa kebijakan pembebasan tarif transportasi ini bukan kali pertama diterapkan. Sebelumnya, program serupa juga telah dilakukan pada momentum keagamaan lainnya.

"Jadi, mulai dari akhir tahun lalu, ada Natal, terus kemudian Imlek, dari Imlek berpindah menjadi menyambut Ramadhan. Kemarin juga ada Festival Ramadhan dan nanti pada saat Lebaran, juga ada Nyepi," ujar dia.

Transjakarta saat ini masih menunggu keputusan resmi dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terkait dengan tanggal pasti penerapan tarif gratis ini.

"Mengenai tanggal berlaku pembebasan biaya layanan tersebut, pihaknya masih menunggu Surat Keterangan Kepala Dinas Perhubungan."

"Tanggalnya kita mengikuti dari Dinas Perhubungan. Nanti akan ada SK Kadis-nya. Kita menunggu. Apakah nanti tanggal 1 Syawal (20 Maret 2026) atau tanggal 1 dan 2, nanti kita lihat," ujar Welfizon.

Alasan Tarif Rp1

Welfizon menjelaskan lebih lanjut bahwa penerapan tarif Rp1 sebenarnya lebih bersifat teknis dalam sistem pembayaran digital transportasi.

"Secara sistem di TJ, MRT dan yang lain itu, 0 itu tetap harus ada nilai, makanya jadinya Rp1. Rp1 dan 0 sebenarnya tak beda jauh, tapi secara teknologi memang harus ada proses rupiah yang ditransfer dari kartu, makanya konversi dari 0 menjadi Rp1," kata Welfizon.

Jangkauan Layanan Transjakarta

Saat ini, Transjakarta melayani jaringan transportasi publik yang luas di seluruh wilayah Jakarta, termasuk 14 koridor Bus Rapid Transit (BRT) utama yang beroperasi selama 24 jam.

Selain itu, Transjakarta juga menyediakan berbagai layanan pendukung, seperti angkutan pengumpan (feeder), Mikrotrans (angkot), layanan premium Royaltrans, layanan khusus disabilitas Transjakarta Cares, dan bus wisata. Secara keseluruhan, jaringan Transjakarta telah menjangkau sekitar 91,7 persen wilayah DKI Jakarta.

Recommended