Kebutuhan finansial masyarakat kerap mengalami peningkatan signifikan saat momen hari raya besar, seperti perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah yang baru berlalu. Kondisi ini mendorong sejumlah warga mencari dana tambahan, termasuk melalui kegiatan menggadaikan harta benda mereka usai Lebaran.
Tren peningkatan aktivitas gadai ini terlihat jelas di gerai Pegadaian Salemba, Jakarta Pusat. Pemimpin Cabang Pegadaian Salemba, Dewi Rahmawati, mengungkapkan bahwa fenomena kenaikan tren gadai pasca-Lebaran merupakan pola yang berulang setiap tahun. Namun, peningkatannya tidak terjadi secara instan setelah libur usai, melainkan ketika mayoritas masyarakat kembali beraktivitas normal.
Untuk tahun ini, meskipun hari libur Lebaran resmi berakhir pada Selasa (24/3), aktivitas warga Jakarta belum sepenuhnya kembali normal seperti sebelum Ramadan. Hal ini membuat kenaikan tren gadai sedikit tertunda. "Kemarin itu memang belum terlalu terasa banget, karena masih pada mudik. Mereka kan ibaratnya hari ini lah baru mereka mulai beraktivitas, nggak tahu nanti siang bakal ramai apa nggak," kata Dewi saat ditemui di Pegadaian Salemba, Senin (30/3/2026), dilansir dari Detik Finance.
Dewi menambahkan, "Kalau hari-hari kemarin saya nggak terlalu bilang pasca lebaran, karena anak sekolah juga masih pada libur gitu." Oleh karena itu, ia memperkirakan bahwa tren gadai pasca-Lebaran kemungkinan besar baru akan terasa mulai hari ini, Senin (30/3), hingga satu minggu ke depan.
Berdasarkan pantauan di lapangan pada pagi hari Senin (30/3/2026), beberapa nasabah sudah terlihat mulai menggadaikan barang di gerai Pegadaian Salemba. "Sekarang tren gadai mulai lagi nih. Karena ini ibaratnya kemarin libur lebaran mungkin ada yang sudah masuk tanggal 25, sekarang tanggal 30 semuanya sudah pada masuk kan," jelas Dewi.
Di luar tren pasca-Lebaran, Dewi juga memaparkan bahwa hingga Rabu (25/3) lalu, nilai outstanding gadai di gerai Salemba telah mencatat kenaikan sekitar Rp 7 miliar dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh peningkatan volume gadai masyarakat yang terjadi sebelum Hari Raya Lebaran.
"Kalau di bulan Maret ini kita kalau secara data dibandingkan Februari, itu kita masih tumbuh untuk di cabang Salemba sendiri tumbuhnya kurang lebih Rp 7 miliar sampai dengan tanggal 25 kemarin. Kalau memang tembusan lebih banyak pasti kita terkoreksi dong, minus ya. Ini kita masih tumbuh," terangnya.
Dominasi Emas dan Tingkat Pelunasan Tinggi
Masyarakat masih menjadikan emas batangan dan perhiasan sebagai jenis barang utama yang digadaikan. Proporsi gadai emas batangan dan perhiasan mencapai 90% dari total gadai yang diterima di gerai Pegadaian Salemba. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap nilai emas sebagai jaminan.