United Airlines Kurangi Penerbangan Akibat Harga Bahan Bakar Tinggi

United Airlines akan mengurangi penerbangan yang tidak menguntungkan karena harga bahan bakar pesawat diperkirakan tetap tinggi.

United Airlines berencana untuk memangkas sejumlah penerbangan yang dianggap kurang menguntungkan dalam dua kuartal mendatang. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap perkiraan harga bahan bakar pesawat yang tetap tinggi, dipicu oleh konflik di Iran, meskipun permintaan perjalanan udara masih menunjukkan tren positif.

Menurut CEO United Airlines, Scott Kirby, perusahaan bersiap menghadapi kemungkinan harga minyak melonjak hingga US$ 175 per barel dan bertahan di atas US$ 100 per barel hingga akhir 2027. Skenario ini dapat meningkatkan biaya bahan bakar tahunan maskapai sekitar US$ 11 miliar, jumlah yang lebih besar dari dua kali lipat keuntungan terbaik yang pernah mereka raih.

Kenaikan harga bahan bakar pesawat yang hampir dua kali lipat sejak akhir Februari telah meningkatkan biaya operasional di seluruh industri penerbangan, memaksa maskapai untuk menyesuaikan rute dan jadwal penerbangan.

Meskipun ada pemangkasan penerbangan dalam jangka pendek, United Airlines menegaskan komitmennya terhadap strategi pertumbuhan jangka panjang. Maskapai ini berencana menerima sekitar 120 pesawat baru tahun ini dan tidak akan melakukan PHK karyawan atau menunda investasi, berbeda dengan tindakan yang sering diambil selama krisis sebelumnya.

Sebelumnya, United Airlines telah mulai mengurangi penerbangan yang kurang menguntungkan, termasuk penerbangan tengah pekan, Sabtu, dan penerbangan malam.

Maskapai ini berencana untuk menghapus sekitar 3% penerbangan di luar jam sibuk pada kuartal kedua dan ketiga, serta mengurangi sekitar 1% kapasitas penerbangan dari bandara hub Chicago O'Hare.

Selain itu, layanan ke Tel Aviv dan Dubai masih ditangguhkan. Secara total, pemangkasan ini mencapai sekitar 5% dari kapasitas penerbangan yang direncanakan tahun ini. Maskapai menargetkan jadwal penerbangan penuh baru dapat kembali normal pada musim gugur.

Recommended