Universitas Padjadjaran (Unpad) telah mengumumkan penerimaan 2.407 calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Hasil seleksi ini resmi dirilis secara nasional pada Selasa, 31 Maret 2026, pukul 15.00 WIB, demikian dilansir dari Medcom.
Dari total 48.933 siswa yang mendaftar ke Unpad melalui SNBP Tahun Akademik 2026/2027, hanya 4,92% di antaranya yang berhasil lolos. Angka tersebut menunjukkan ketatnya persaingan untuk mendapatkan kursi di perguruan tinggi negeri tersebut.
Rektor Unpad, Prof. Arief S. Kartasasmita, menyampaikan ucapan selamat kepada para calon mahasiswa baru yang berhasil diterima. Ia juga mengungkapkan kebanggaannya karena para mahasiswa baru telah memilih Unpad sebagai tempat untuk mengembangkan diri dalam dunia riset dan akademik.
"Kami bangga menyambut putra-putri terbaik bangsa yang siap tumbuh menjadi insan unggul, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Arief, seperti dikutip dari laman resmi Unpad.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Prof. Eduart Wolok, turut menyampaikan selamat kepada peserta SNBP 2026 yang berhasil lulus. Beliau juga mengingatkan pentingnya segera melakukan registrasi ulang.
“Buat yang lulus semangat, dan ingat kalau sudah lulus SNBP itu tidak boleh lagi ikut SNBT maupun Mandiri, jadi segera melakukan registrasi dan daftar ulang,” jelas Eduart.
Prof. Eduart Wolok juga memaparkan daftar 10 program studi PTN akademik dengan pendaftar terbanyak secara nasional di SNBP 2026. Dalam daftar tersebut, dua program studi dari Unpad, yaitu Farmasi dan Ilmu Keperawatan, menempati posisi keenam dan ketujuh.
Program studi Farmasi Unpad mencatat 1.621 pendaftar, sementara Ilmu Keperawatan Unpad diikuti oleh 1.603 pendaftar. Tingginya angka pendaftar ini menegaskan popularitas dan daya tarik kedua program studi tersebut di tingkat nasional.
Bagi calon mahasiswa baru Unpad yang telah dinyatakan lulus SNBP 2026, proses registrasi ulang dan unggah dokumen secara daring akan berlangsung mulai tanggal 2 April hingga 7 April 2026, pukul 17.00 WIB. Unpad akan melanjutkan dengan verifikasi data dan dokumen, termasuk bagi pendaftar KIP-Kuliah, pada tanggal 7 April hingga 16 April 2026.
Secara nasional, sejumlah program studi akademik mencatat jumlah pendaftar yang sangat tinggi, menandakan persaingan ketat di jalur SNBP. Berikut adalah 10 program studi akademik dengan pendaftar terbanyak di SNBP 2026:
| No. | Program Studi | Perguruan Tinggi | Pendaftar | Diterima |
|---|---|---|---|---|
| Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan | Institut Teknologi Bandung (ITB) | 2.022 | 95 | Pendidikan Dokter |
| Universitas Indonesia (UI) | 1.943 | 60 | Kedokteran | Universitas Gadjah Mada (UGM) |
| 1.899 | 53 | Sekolah Teknik Elektro dan Informatika-Komputasi | ITB | 1.847 |
| 52 | Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara | ITB | 1.621 | 76 |
| Farmasi | Universitas Padjadjaran (Unpad) | 1.621 | 50 | Ilmu Keperawatan |
| Unpad | 1.603 | 58 | Kedokteran | Universitas Airlangga (Unair) |
| 1.546 | 63 | Hukum | Universitas Diponegoro (Undip) | 1.530 |
| 184 | Ilmu Hukum | Universitas Indonesia (UI) | 1.420 | 114 |
Data ini menunjukkan bahwa bidang teknik, kedokteran, dan hukum tetap menjadi pilihan favorit bagi calon mahasiswa di seluruh Indonesia. Persaingan yang tinggi di program-program ini menuntut persiapan yang matang bagi para pendaftar SNBP.