Vivo Y05 telah resmi diperkenalkan ke pasar global, dengan penjualan perdana dimulai di Malaysia dan beberapa negara Timur Tengah. Perangkat ini dirancang khusus untuk segmen entry-level, menonjolkan daya tahan baterai yang besar serta dukungan layar dengan refresh rate tinggi.
Salah satu fitur unggulan pada Vivo Y05 adalah kapasitas baterai 6.500 mAh, lebih besar dari standar ponsel sekelasnya yang umumnya sekitar 5.000 mAh. Pengisian dayanya didukung teknologi fast charging 15W melalui port USB Type-C.
Ponsel ini dilengkapi layar IPS LCD 6,74 inci beresolusi HD+ dan refresh rate 120Hz, sebuah fitur yang jarang ditemukan pada perangkat di kelas harganya. Layar Vivo Y05 juga menawarkan tingkat kecerahan puncak hingga 1.200 nits, membuatnya nyaman digunakan di luar ruangan.
Dari segi performa, Vivo Y05 mengandalkan chipset Unisoc T7225 fabrikasi 12nm, dipadukan dengan RAM 4GB. Fitur Extended RAM memungkinkan perluasan kapasitas RAM virtual hingga total 8GB. Penyimpanan internal tersedia dalam opsi 64GB dan 128GB, dapat diperluas hingga 2TB menggunakan kartu microSD.
Untuk kebutuhan fotografi, Vivo Y05 dibekali kamera belakang 8MP (f/2.0) dengan LED flash, serta kamera depan 5MP (f/2.2) yang ideal untuk swafoto dan panggilan video. Perangkat ini turut dilengkapi pemindai sidik jari di sisi bodi dan port jack audio 3,5 mm.
Ketahanan bodi perangkat juga menjadi perhatian, dengan sertifikasi IP65 yang melindunginya dari debu dan percikan air ringan. Struktur bodi dirancang kokoh untuk meminimalkan risiko kerusakan akibat benturan kecil. Vivo Y05 menjalankan sistem operasi OriginOS 6 berbasis Android 16.
Di pasar Malaysia, Vivo Y05 dibanderol mulai dari RM399, atau sekitar Rp1,3 jutaan. Meskipun baru tersedia di Malaysia dan Timur Tengah, sinyal kehadirannya di Indonesia cukup kuat. Hal ini karena perangkat dengan nomor model V2556 ini telah mengantongi sertifikasi TKDN Kemenperin dengan nilai 35,10 persen, seperti dilansir dari Medcom.